RadarMadura.id - Xiaomi SU7 Ultra resmi meluncur di Tiongkok sebagai sedan listrik performa tinggi yang langsung mencuri perhatian dunia otomotif.
Mobil listrik buas buatan Xiaomi ini bahkan berhasil mencetak rekor sebagai sedan empat pintu tercepat di dunia setelah menorehkan catatan impresif di sirkuit Nürburgring.
Xiaomi SU7 Ultra Jadi Senjata Baru Xiaomi di Industri Mobil Listrik
Xiaomi kini semakin serius menggarap pasar kendaraan listrik global melalui lini SU7 Ultra.
Sedan listrik performa tinggi ini langsung mendapatkan respons besar dari konsumen di Tiongkok.
Berdasarkan laporan terbaru per Mei 2026, Xiaomi disebut sudah mengantongi lebih dari 80 ribu pesanan untuk keluarga SU7.
Berdasarkan pantauan kami, tingginya minat pasar menunjukkan Xiaomi mulai dianggap sebagai pemain serius di industri otomotif listrik dan bukan sekadar merek smartphone.
Tenaga 1.548 PS Bikin Xiaomi SU7 Ultra Setara Hypercar
Salah satu hal paling mencolok dari Xiaomi SU7 Ultra adalah performanya yang sangat ekstrem.
Mobil ini menggunakan konfigurasi tiga motor listrik yang terdiri dari dua motor V8s dan satu motor V6s.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga hingga 1.548 PS atau sekitar 1.527 bhp.
Angka itu membuat SU7 Ultra mampu bersaing dengan mobil hypercar bermesin bensin yang harganya jauh lebih mahal.
Xiaomi juga mengklaim mobil ini mampu melesat dari 0 sampai 100 km per jam hanya dalam 1,98 detik.
Catatan akselerasi tersebut bahkan lebih cepat dibanding sebagian besar supercar premium di dunia saat ini.
Kecepatan maksimalnya juga sangat tinggi untuk ukuran sedan empat pintu.
Xiaomi SU7 Ultra disebut mampu menembus angka 350 km per jam.
Rekor Nürburgring Jadi Bukti Keseriusan Xiaomi
Xiaomi SU7 Ultra berhasil mencetak waktu 7 menit 4,957 detik di sirkuit Nürburgring.
Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu sedan listrik tercepat yang pernah mengaspal di lintasan legendaris Jerman tersebut.
Hal ini menjadi bukti bahwa Xiaomi tidak hanya fokus pada teknologi digital, tetapi juga serius mengembangkan performa kendaraan listrik kelas dunia.
Berdasarkan pantauan kami, pencapaian tersebut bisa menjadi titik penting yang mengubah pandangan banyak orang terhadap merek otomotif asal Tiongkok.
Pakai Baterai CATL dengan Teknologi 800V
Untuk mendukung performa ekstremnya, Xiaomi menggunakan baterai Qilin II buatan CATL.
Baterai tersebut memiliki kapasitas 93,7 kWh.
Teknologi arsitektur 800V juga sudah digunakan untuk mendukung pengisian daya super cepat.
Kombinasi tersebut membuat mobil tetap stabil saat digunakan dalam performa tinggi maupun perjalanan jarak jauh.
Teknologi ini juga mulai menjadi standar baru di mobil listrik premium dunia.
Interior dan Teknologi Diprediksi Sangat Premium
Meski fokus utama ada pada performa, Xiaomi tetap menghadirkan nuansa interior modern dan mewah pada SU7 Ultra.
Mobil ini diperkirakan membawa berbagai fitur digital khas Xiaomi yang terintegrasi dengan ekosistem perangkat pintar mereka.
Berdasarkan berbagai bocoran, Xiaomi juga menyiapkan teknologi bantuan berkendara canggih untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen muda yang menginginkan mobil performa tinggi namun tetap modern dan futuristik.
Harga Xiaomi SU7 Ultra Tembus Rp1,9 Miliar
Di pasar Tiongkok, Xiaomi SU7 Ultra dijual mulai dari 814.900 Yuan.
Jika dikonversikan ke rupiah, harganya berada di kisaran Rp1,8 miliar hingga Rp1,9 miliar.
Harga tersebut menempatkan SU7 Ultra di segmen sedan listrik performa tinggi premium.
Mobil ini nantinya akan berhadapan langsung dengan Porsche Taycan hingga Tesla Model S Plaid apabila masuk pasar global.
Peluang Masuk Indonesia Masih Terbuka
Xiaomi Indonesia sebelumnya sempat memberikan sinyal bahwa seri SU7 berpeluang masuk pasar Indonesia.
Namun saat ini Xiaomi masih fokus memenuhi tingginya permintaan di pasar domestik Tiongkok.
Berdasarkan analisis pasar, varian standar Xiaomi SU7 dan SU7 Max diprediksi lebih realistis hadir lebih dulu di Indonesia.
Sementara itu, SU7 Ultra kemungkinan akan hadir terbatas karena segmentasi pasarnya yang lebih premium.
Meski demikian, kehadiran SU7 Ultra tetap menarik perhatian pecinta otomotif Tanah Air karena menawarkan performa luar biasa dengan harga yang relatif lebih murah dibanding hypercar Eropa.
Perbandingan Xiaomi SU7 Ultra dengan Rival
| Model | Tenaga | Akselerasi 0-100 Km/Jam | Kecepatan Maksimal |
|---|---|---|---|
| Xiaomi SU7 Ultra | 1.548 PS | 1,98 detik | 350 km/jam |
| Tesla Model S Plaid | 1.020 PS | 2,1 detik | 322 km/jam |
| Porsche Taycan Turbo GT | 1.108 PS | 2,3 detik | 305 km/jam |
Xiaomi SU7 Ultra menjadi bukti bahwa persaingan mobil listrik kini semakin serius dan tidak lagi didominasi merek otomotif lama.
Performa ekstrem, teknologi modern, serta rekor dunia yang berhasil diraih membuat sedan listrik ini menjadi salah satu mobil paling menarik pada 2026.
Menurut Anda, jika Xiaomi SU7 Ultra resmi masuk Indonesia, apakah mobil ini mampu menyaingi popularitas Tesla dan Porsche di segmen sedan listrik premium? (hasan)
Editor : Hasan Bashri