RadarMadura.id - Geely resmi kembali ke pasar otomotif Indonesia sejak 2025 dengan strategi agresif di segmen kendaraan listrik.
Salah satu model yang mulai mencuri perhatian adalah Geely Galaxy E8, sedan listrik premium dengan desain futuristis dan harga yang disebut jauh lebih kompetitif dibanding rivalnya.
Mobil ini digadang-gadang bisa menjadi ancaman serius bagi Hyundai Ioniq 6 yang selama ini bermain hampir tanpa lawan di kelas sedan listrik premium.
Berdasarkan pantauan kami, kombinasi harga agresif, fitur canggih, dan rencana produksi lokal membuat langkah Geely cukup menarik untuk diperhatikan pada 2026.
Galaxy E8 Tawarkan Performa Setara Mobil Sport
Geely Galaxy E8 hadir sebagai sedan listrik mid-size dengan performa yang cukup mengejutkan.
Varian tertingginya dikabarkan mampu menghasilkan tenaga hingga 637 hp.
Angka tersebut bahkan sudah mendekati performa mobil sport premium.
Jarak tempuhnya juga diklaim bisa mencapai sekitar 665 kilometer dalam sekali pengisian daya penuh.
Hal ini membuat Galaxy E8 tidak hanya cocok untuk penggunaan dalam kota, tetapi juga perjalanan jarak jauh.
Berdasarkan spesifikasi awal yang beredar, mobil ini terlihat sangat serius untuk menantang pemain besar di segmen EV premium.
Layar OLED 45 Inci Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu fitur paling mencolok pada Galaxy E8 ada di bagian interior.
Geely menyematkan layar OLED 8K berukuran 45 inci yang membentang di dashboard depan.
Layar tersebut ditenagai chip Qualcomm Snapdragon 8295 untuk menghadirkan sistem hiburan dan kokpit digital yang lebih responsif.
Tampilan interiornya bahkan terlihat sangat futuristis dibanding banyak mobil listrik lain di kelasnya.
Berdasarkan pantauan kami, konsumen Indonesia kini semakin tertarik pada mobil dengan pengalaman digital modern dan kabin minimalis premium.
Harga Galaxy E8 Berpotensi Jadi Senjata Utama
Di pasar China, Geely Galaxy E8 dijual mulai sekitar 188 ribu yuan atau setara Rp400 jutaan.
Meski harga Indonesia tentu akan berbeda karena pajak dan regulasi, angka tersebut tetap dianggap sangat agresif.
Sebagai perbandingan, Hyundai Ioniq 6 saat ini bermain di kisaran Rp1,1 miliar hingga Rp1,2 miliar.
Jika Geely berhasil menjaga harga tetap kompetitif lewat perakitan lokal, Galaxy E8 bisa menjadi opsi menarik untuk konsumen yang ingin sedan listrik premium dengan harga lebih masuk akal.
Geely Fokus Produksi Lokal di Indonesia
Kembalinya Geely ke Indonesia tidak dilakukan setengah hati.
Pabrikan asal China tersebut mulai menjalankan strategi CKD atau perakitan lokal di Purwakarta.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi standar TKDN sekaligus menekan harga jual kendaraan.
Berdasarkan pantauan kami, strategi produksi lokal kini menjadi kunci penting bagi merek China untuk bersaing di pasar otomotif Indonesia.
Selain menekan harga, langkah ini juga membantu mempercepat distribusi unit dan layanan purna jual.
Geely Mulai Perluas Jaringan Diler
Pada awal 2026, Geely juga mulai memperluas jaringan penjualan di Indonesia.
Beberapa diler baru sudah diresmikan di Jakarta, Bandung, dan Bali.
Hal ini menunjukkan Geely serius membangun ekosistem penjualan dan servis untuk jangka panjang.
Kepercayaan konsumen terhadap merek baru biasanya memang sangat dipengaruhi jaringan servis dan ketersediaan spare part.
Tidak Hanya Galaxy E8, Geely Bawa Banyak EV Baru
Selain Galaxy E8, Geely juga mulai membawa beberapa model elektrifikasi lain ke Indonesia.
SUV listrik EX5 menjadi salah satu model yang mulai diperkenalkan.
Geely juga menghadirkan Starray EM-i yang memakai teknologi plug-in hybrid.
Menariknya lagi, Geely turut membawa merek premium Zeekr ke pasar Indonesia.
Pada IIMS 2026, Zeekr memperkenalkan model 009 dan 7X yang langsung menarik perhatian pengunjung.
Hyundai Ioniq 6 Kini Punya Rival Baru
Selama ini Hyundai Ioniq 6 dikenal sebagai salah satu sedan listrik premium paling unik di Indonesia.
Namun kehadiran Galaxy E8 berpotensi mengubah peta persaingan.
Geely menawarkan kombinasi desain futuristis, performa tinggi, dan fitur mewah dengan harga yang kemungkinan lebih murah.
Jika strategi harga dan layanan purna jual berjalan baik, Galaxy E8 bisa menjadi salah satu EV paling menarik dalam beberapa tahun ke depan.
Perbandingan Geely Galaxy E8 dan Hyundai Ioniq 6
| Aspek | Geely Galaxy E8 | Hyundai Ioniq 6 |
|---|---|---|
| Jenis | Sedan listrik | Sedan listrik |
| Tenaga | Hingga 637 hp | Sekitar 325 hp |
| Jarak Tempuh | Hingga 665 km | Sekitar 519 km |
| Layar Interior | OLED 45 inci 8K | Dual screen digital |
| Produksi Lokal | Direncanakan CKD | Sudah CKD |
| Estimasi Harga | Lebih kompetitif | Rp1,1 miliar lebih |
Kembalinya Geely ke Indonesia membawa warna baru di pasar mobil listrik premium.
Galaxy E8 terlihat bukan sekadar sedan listrik biasa, tetapi juga simbol keseriusan Geely dalam menantang dominasi merek besar yang lebih dulu hadir.
Dengan harga agresif, fitur mewah, dan strategi produksi lokal, peluang Galaxy E8 untuk mencuri perhatian pasar Indonesia cukup terbuka lebar.
Kalau sedan listrik premium seperti Galaxy E8 hadir dengan harga jauh lebih murah, apakah kamu tertarik beralih ke mobil listrik China? (fadila)
Editor : Fadila An Naila