Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Review Jujur Pemakaian 2 Tahun Hyundai Ioniq 5, Seberapa Besar Penurunan Kesehatan Baterainya?

Hasan Bashri • Kamis, 7 Mei 2026 | 23:26 WIB
Hyundai Ioniq 5
Hyundai Ioniq 5

RadarMadura.id - Kekhawatiran soal umur baterai mobil listrik masih menjadi pertanyaan besar bagi banyak konsumen di Indonesia.

Namun Hyundai Ioniq 5 justru menunjukkan hasil yang cukup mengejutkan setelah digunakan dalam jangka panjang.

Berdasarkan berbagai laporan penggunaan global hingga 2026, kesehatan baterai atau State of Health Hyundai Ioniq 5 rata rata masih berada di kisaran 97 sampai 99 persen setelah dua tahun pemakaian normal.

Berdasarkan pantauan kami, angka tersebut tergolong sangat baik untuk kendaraan listrik yang dipakai harian di kondisi lalu lintas padat dan cuaca tropis seperti Indonesia.

Baca Juga: Sedan Listrik Geely Galaxy E8 Mulai Dilirik di Indonesia, Harga Bisa Lebih Murah dari Perkiraan

Penyusutan Baterai Ternyata Sangat Lambat

Banyak pengguna mobil listrik khawatir baterai cepat rusak setelah beberapa tahun.

Padahal pada Hyundai Ioniq 5, rata rata degradasi baterai global hanya berkisar 1 sampai 2 persen per tahun.

Artinya kapasitas baterai masih sangat layak digunakan bahkan setelah pemakaian rutin bertahun tahun.

Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang masih ragu beralih dari mobil bensin ke kendaraan listrik.

Ada Ioniq 5 yang Sudah Menempuh 580 Ribu Kilometer

Salah satu kasus yang paling banyak dibahas datang dari Korea Selatan.

Sebuah Hyundai Ioniq 5 dilaporkan telah menempuh jarak sekitar 580 ribu kilometer dalam waktu 33 bulan atau hampir tiga tahun.

Meski digunakan sangat intensif, kondisi SOH baterainya masih berada di angka 87,7 persen.

Angka tersebut menunjukkan bahwa degradasi baterai mobil listrik modern ternyata tidak sedrastis yang sering dikhawatirkan banyak orang.

Berdasarkan pantauan kami, performa ini membuat Hyundai Ioniq 5 mulai dianggap sebagai salah satu mobil listrik dengan daya tahan baterai terbaik di kelasnya.

Hyundai Berikan Garansi Baterai Panjang

Hyundai Indonesia juga memberikan perlindungan cukup panjang untuk baterai Ioniq 5.

Garansi resmi baterai diberikan hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer.

Jika kesehatan baterai turun di bawah 70 persen selama masa garansi, Hyundai akan melakukan penggantian baterai tanpa biaya tambahan.

Kebijakan ini membuat banyak calon pembeli merasa lebih aman saat mempertimbangkan kendaraan listrik.

Kebiasaan Pengguna Sangat Berpengaruh

Meski terkenal awet, kondisi baterai tetap dipengaruhi cara penggunaan sehari hari.

Penggunaan DC Fast Charging terlalu sering dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai.

Membiarkan baterai kosong hingga nol persen juga dapat memberikan tekanan lebih besar pada sel baterai.

Karena itu pengguna disarankan lebih bijak saat melakukan pengisian daya rutin.

Tips Menjaga SOH Hyundai Ioniq 5 Tetap Awet

Tips Penjelasan
Batasi pengisian Gunakan charge limit 80 sampai 90 persen untuk pemakaian harian
Hindari baterai kosong Isi ulang saat baterai berada di kisaran 20 sampai 30 persen
Gunakan AC Charging Slow charging lebih aman untuk penggunaan rutin
Fast charging seperlunya Gunakan DC Fast Charging saat perjalanan jauh saja

Baca Juga: Xiaomi SU7 Ultra Punya AI Pintar yang Bisa Deteksi Pengemudi Mengantuk

Mobil Listrik Mulai Semakin Meyakinkan

Ketahanan baterai Hyundai Ioniq 5 menunjukkan bahwa teknologi mobil listrik kini semakin matang.

Pengguna tidak lagi harus terlalu khawatir soal umur baterai dalam pemakaian normal.

Dengan biaya operasional rendah dan degradasi baterai yang minim, mobil listrik mulai menjadi alternatif realistis untuk penggunaan harian di Indonesia.

Kalau melihat ketahanan seperti ini, apakah Anda mulai tertarik beralih ke mobil listrik? (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#baterai mobil listrik #Hyundai Ioniq 5 #SOH baterai #Hyundai Ioniq 5 2026 #degradasi baterai EV