RadarMadura.id - Geely resmi menarik perhatian dunia otomotif setelah Emgrand i-HEV generasi kelima mencetak rekor konsumsi bahan bakar paling irit di dunia.
Mobil sedan hybrid tersebut diperkenalkan dalam ajang Beijing Auto Show 2026 dengan catatan efisiensi luar biasa mencapai 2,22 liter per 100 kilometer.
Jika dikonversi ke penggunaan harian, angka tersebut setara dengan sekitar 45 kilometer per liter.
Berdasarkan pantauan kami, angka konsumsi BBM ini bahkan jauh lebih hemat dibanding sebagian besar mobil LCGC yang beredar di Indonesia saat ini.
Resmi Masuk Rekor Dunia Guinness
Geely menyebut hasil pengujian tersebut sudah diajukan dan diakui sebagai Guinness World Record untuk kategori mobil hybrid produksi massal.
Pengujian dilakukan melalui rute jalan raya di Hainan, Tiongkok.
Hasil tersebut membuat Geely langsung menjadi sorotan karena berhasil menyalip efisiensi banyak mobil hybrid populer dari Jepang.
Pabrikan asal Tiongkok itu bahkan mengklaim konsumsi BBM Emgrand i-HEV sekitar 12 persen lebih baik dibanding Toyota Prius dalam kondisi pengujian serupa.
Hal ini menjadi pencapaian besar karena Toyota selama bertahun-tahun dikenal sebagai pemimpin teknologi hybrid global.
Teknologi Hybrid AI Jadi Kunci Utama
Salah satu rahasia utama efisiensi sedan ini terletak pada teknologi Intelligent Hybrid berbasis AI.
Sistem tersebut mampu mengatur distribusi tenaga secara real time berdasarkan kondisi jalan, suhu udara, hingga kelembapan.
Teknologi AI ini membantu mesin bekerja lebih efisien tanpa membuang energi secara berlebihan.
Berdasarkan pengamatan kami, pendekatan seperti ini mulai menjadi tren baru industri otomotif modern karena kendaraan tidak lagi hanya mengandalkan mekanis semata tetapi juga pengolahan data secara pintar.
Geely juga memakai konfigurasi dual motor P1 dan P3 dengan sistem penggerak 11 in 1.
Motor utamanya bahkan mampu menghasilkan tenaga hingga 230 kW.
Angka tersebut tergolong besar untuk mobil hybrid di kelas sedan keluarga.
Mesin Hybrid dengan Efisiensi Termal Tinggi
Geely menyebut mesin hybrid khusus pada Emgrand i-HEV memiliki efisiensi termal hingga 48,41 persen.
Capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal.
Semakin tinggi efisiensi termal maka semakin sedikit energi yang terbuang saat proses pembakaran berlangsung.
Hal inilah yang membuat konsumsi bahan bakarnya bisa ditekan sangat rendah.
Selain itu mobil ini juga mampu berjalan menggunakan mode listrik penuh hingga kecepatan 66 kilometer per jam.
Mode EV tersebut tentu sangat membantu untuk penggunaan dalam kota yang sering macet dan stop and go.
Lebih Irit dari Mobil LCGC di Indonesia
Jika dibandingkan dengan mobil LCGC di Indonesia, efisiensi Emgrand i-HEV memang terlihat sangat mencolok.
Sebagian besar mobil LCGC saat ini rata-rata hanya mampu mencatat konsumsi BBM sekitar 15 sampai 22 kilometer per liter.
Sementara Emgrand i-HEV berhasil mencetak angka hampir dua kali lipat lebih hemat.
Hal ini tentu menjadi kabar menarik bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kendaraan hybrid sebagai solusi penghematan jangka panjang.
Terlebih harga bahan bakar di berbagai negara terus mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Hasil Nyata Bisa Berbeda di Jalanan
Meski berhasil mencetak rekor dunia, Geely tetap menegaskan bahwa hasil konsumsi BBM tersebut diperoleh dari pengujian tertentu.
Kondisi jalan, gaya berkendara, cuaca, hingga kualitas bahan bakar bisa memengaruhi hasil penggunaan sehari-hari.
Namun begitu, capaian ini tetap memperlihatkan perkembangan pesat teknologi hybrid asal Tiongkok yang kini mulai berani menantang dominasi Jepang.
Menurut Anda, apakah mobil hybrid super irit seperti Geely Emgrand i-HEV cocok untuk pasar Indonesia yang masih didominasi mobil bensin konvensional? (fadila)
Editor : Fadila An Naila