RadarMadura.id - Chery resmi memperkenalkan Tiggo X dalam ajang Beijing Auto Show 2026 sebagai SUV flagship terbaru mereka.
Mobil ini langsung menjadi perhatian karena hadir dengan kombinasi tenaga besar, teknologi modern, dan efisiensi bahan bakar tinggi.
Tiggo X diposisikan di atas Tiggo 9L dan menyasar pasar SUV premium 7 penumpang.
Berdasarkan pantauan kami, Chery tampak semakin serius menantang dominasi merek premium Eropa melalui teknologi hybrid dan fitur canggih yang agresif.
Tenaga 476 DK Jadi Sorotan Utama
Salah satu daya tarik terbesar Tiggo X terletak pada sektor performa.
SUV ini dibekali sistem hybrid performa tinggi dengan tenaga gabungan mencapai 476 dk.
Torsi maksimalnya juga sangat besar yakni mencapai 630 Nm.
Angka tersebut membuat Tiggo X berada di level performa SUV premium kelas atas.
Tenaga besar ini diklaim tetap diimbangi konsumsi bahan bakar yang efisien berkat teknologi hybrid terbaru Chery.
Hal ini menjadi menarik karena banyak konsumen Indonesia kini mulai mencari SUV besar yang tetap nyaman dipakai harian tanpa konsumsi BBM berlebihan.
Bisa Tempuh 1.500 Km dalam Sekali Pengisian
Varian Plug in Hybrid Vehicle atau PHEV menjadi model paling menarik dari Tiggo X.
Chery mengklaim SUV ini mampu menempuh jarak kombinasi lebih dari 1.500 kilometer dalam kondisi tangki penuh dan baterai terisi penuh.
Angka tersebut membuat Tiggo X menjadi salah satu SUV hybrid dengan jangkauan terjauh saat ini.
Untuk penggunaan mode listrik penuh, mobil ini dikabarkan mampu berjalan hingga sekitar 200 kilometer.
Jarak tersebut bahkan cukup untuk kebutuhan mobilitas harian tanpa harus menggunakan bensin sama sekali.
Berdasarkan pengamatan kami, kemampuan seperti ini cocok untuk pengguna perkotaan yang ingin menghemat bahan bakar tetapi tetap memiliki fleksibilitas perjalanan jarak jauh.
Pilihan Mesin Turbo Tetap Tersedia
Selain versi hybrid, Chery juga menyiapkan pilihan mesin bensin konvensional.
Konsumen nantinya bisa memilih mesin 1.500 cc turbo maupun 2.000 cc turbo.
Kedua mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 8 percepatan.
Pilihan ini membuat Tiggo X bisa menjangkau lebih banyak karakter pengguna.
Sebagian konsumen mungkin masih lebih nyaman memakai mesin bensin murni terutama untuk wilayah yang infrastruktur kendaraan listriknya belum merata.
Fitur Teknologi Premium Ala Mobil Mewah
Chery membekali Tiggo X dengan berbagai fitur modern yang biasanya hadir pada SUV premium Eropa.
Mobil ini menggunakan suspensi adaptif elektromagnetik MRC untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Sistem penggerak all wheel drive Snow Leopard juga disiapkan untuk berbagai kondisi jalan.
Selain itu tersedia teknologi autonomous Falcon Pilot 700 yang didukung sensor LiDAR.
Teknologi tersebut membantu sistem kendaraan membaca kondisi sekitar dengan lebih akurat.
Berdasarkan pantauan kami, penggunaan LiDAR pada mobil produksi massal mulai menjadi standar baru untuk fitur semi autonomous modern.
Dimensi Besar dengan Struktur Bodi Kokoh
Chery Tiggo X hadir sebagai SUV 7 seater dengan panjang mencapai 5.050 mm.
Ukuran tersebut membuat kabinnya diperkirakan sangat lega untuk keluarga maupun perjalanan jauh.
Struktur bodinya juga menggunakan 85 persen baja berkekuatan tinggi.
Konstruksi tersebut diklaim mampu meningkatkan keselamatan sekaligus menjaga stabilitas kendaraan.
Desain eksteriornya tampil modern dengan nuansa SUV premium khas kendaraan flagship.
Siap Tantang SUV Premium Global
Melalui Tiggo X, Chery tampaknya ingin membuktikan bahwa produsen otomotif Tiongkok kini tidak lagi hanya bermain di segmen harga murah.
Kombinasi tenaga besar, teknologi hybrid, fitur mewah, dan efisiensi tinggi membuat Tiggo X mulai dilirik sebagai penantang serius SUV premium global.
Mobil ini bahkan disebut siap menantang nama besar seperti Range Rover hingga BMW X7.
Menurut Anda, apakah SUV hybrid premium seperti Chery Tiggo X punya peluang besar di pasar Indonesia yang kini mulai ramai dengan mobil elektrifikasi? (fadila)