RadarMadura.id - Pemandangan mahasiswa membawa tas ransel besar berisi laptop tebal mulai jarang terlihat di kampus.
Kini semakin banyak mahasiswa memilih membawa perangkat yang lebih tipis, ringan, dan praktis untuk menunjang aktivitas kuliah harian.
Salah satu perangkat yang paling sering terlihat adalah Apple iPad Pro M4.
Tablet premium buatan Apple itu mulai dianggap mampu menggantikan fungsi laptop untuk kebutuhan mayoritas mahasiswa.
Baca Juga: Jangan Mudah Tergiur HP Murah Berlabel AI, Banyak Fitur Canggih Ternyata Cuma Gimik Marketing
Tipis Banget Tapi Performanya Kelas Laptop
Hal paling mencolok dari iPad Pro terbaru adalah desainnya yang sangat tipis.
Banyak pengguna bahkan mengaku kaget karena bodinya terasa seperti hanya layar tanpa mesin di belakangnya.
Meski tipis, performanya justru menjadi salah satu yang paling buas di kelas tablet.
Chip M4 yang dipakai iPad Pro terbaru disebut mampu menangani editing video, desain grafis, multitasking, hingga rendering ringan tanpa hambatan berarti.
Berdasarkan pantauan kami, performa ini membuat banyak mahasiswa mulai mempertanyakan kebutuhan membawa laptop besar hanya untuk tugas harian kampus.
Magic Keyboard Bikin Pengalaman Mirip Laptop
Salah satu kelemahan tablet dulu adalah pengalaman mengetik yang kurang nyaman.
Namun kondisi itu berubah setelah hadirnya Apple Magic Keyboard.
Keyboard magnetik ini membuat iPad Pro terasa seperti laptop mini lengkap dengan trackpad.
Pengguna tinggal menempelkan keyboard saat mengetik tugas.
Setelah selesai, keyboard bisa dilepas dan tablet kembali tipis untuk dibawa ke mana mana.
Hal seperti ini menjadi alasan banyak mahasiswa mulai beralih ke konsep tas ringan tanpa charger besar dan laptop berat.
Catatan Kuliah Kini Full Digital
Ekosistem aplikasi pencatat menjadi faktor lain yang membuat iPad Pro semakin populer di kalangan mahasiswa.
Aplikasi seperti GoodNotes dan Notability membuat proses mencatat terasa jauh lebih praktis dibanding buku tulis konvensional.
Dipadukan dengan Apple Pencil Pro, mahasiswa bisa menulis, memberi highlight, hingga menggambar diagram secara instan.
Semua catatan kuliah juga tersimpan rapi dalam satu perangkat.
Bahkan tulisan tangan bisa dicari lewat fitur pencarian otomatis.
Menurut pengamatan kami, fleksibilitas seperti ini sangat cocok untuk mahasiswa yang aktif berpindah kelas, organisasi, hingga kerja freelance.
Cocok untuk Gaya Hidup Mobile Anak Kampus
Selain soal fungsi, iPad Pro juga punya nilai gaya hidup yang kuat.
Desain minimalis dan premium membuat perangkat ini terlihat modern ketika dipakai di kafe, coworking space, atau perpustakaan kampus.
Baterainya juga terkenal awet sehingga pengguna tidak terlalu tergantung pada colokan listrik.
Hal ini membuat aktivitas kuliah dan nongkrong terasa lebih fleksibel.
Tidak sedikit mahasiswa yang akhirnya memilih tas kecil atau sling bag karena seluruh kebutuhan kuliah sudah cukup ditangani satu perangkat.
Laptop Belum Punah Tapi Mulai Tergeser
Meski begitu, laptop belum sepenuhnya kehilangan tempat.
Untuk kebutuhan berat seperti coding tingkat lanjut, editing profesional, atau gaming AAA, laptop masih lebih unggul.
Namun untuk mayoritas mahasiswa yang aktivitasnya berkutat pada mengetik tugas, presentasi, meeting online, hingga konsumsi media sosial, iPad Pro mulai terasa lebih praktis.
Terlebih mobilitas kini menjadi salah satu kebutuhan utama mahasiswa modern.
Tren Kuliah Kini Makin Ringan dan Simpel
Perubahan gaya hidup digital membuat mahasiswa semakin mengutamakan perangkat yang fleksibel.
Tablet seperti iPad Pro tidak lagi dianggap sekadar perangkat hiburan.
Kini fungsinya sudah mendekati laptop bahkan dalam beberapa kondisi terasa lebih praktis.
Menurut Anda, apakah iPad Pro benar benar sudah cukup untuk menggantikan laptop kuliah sehari hari? (fadila)
Editor : Fadila An Naila