RadarMadura.id — Produsen otomotif Nissan resmi memperkenalkan konsep SUV terbaru bernama Nissan Terrano PHEV di Beijing, China.
Model ini diproyeksikan akan masuk tahap produksi dalam waktu sekitar satu tahun ke depan.
Kehadiran Terrano PHEV menjadi langkah Nissan menghidupkan kembali nama legendaris yang sempat populer pada era 1990 hingga 2000 an.
Menariknya, versi terbaru ini hadir dengan pendekatan modern berbasis teknologi plug in hybrid.
Posisi Strategis di Antara Patrol dan X Trail
Nissan menyebut Terrano PHEV akan ditempatkan di antara Nissan Patrol dan Nissan X-Trail.
Artinya, SUV ini akan mengisi segmen menengah dengan dimensi dan kemampuan yang lebih besar dibanding X Trail.
Namun tetap lebih terjangkau dibanding Patrol yang berada di kelas premium.
Berdasarkan pantauan kami, posisi ini cukup strategis untuk pasar Indonesia yang menyukai SUV tangguh namun tetap nyaman untuk penggunaan harian.
Segmen ini juga sedang berkembang seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan multifungsi.
Basis Sasis Tangguh dan Kolaborasi Lokal
Meski detail masih terbatas, Nissan mengisyaratkan Terrano PHEV akan menggunakan sasis body on frame.
Platform ini kemungkinan dibagi dengan model Frontier Pro PHEV di China.
Frontier Pro sendiri dikembangkan melalui kerja sama dengan Dongfeng sebagai mitra lokal.
Pendekatan ini memungkinkan efisiensi biaya sekaligus adaptasi dengan pasar regional.
Bagi konsumen Indonesia, penggunaan sasis seperti ini biasanya identik dengan daya tahan tinggi di berbagai kondisi jalan.
Performa Hybrid Bertenaga Besar
Terrano PHEV diperkirakan akan mengusung mesin empat silinder 1,5 liter yang dipadukan motor listrik.
Kombinasi ini menghasilkan tenaga hingga 429 dk atau sekitar 320 kW.
Torsi maksimum mencapai 800 Nm.
Angka ini tergolong besar untuk sebuah SUV di kelas menengah.
Performa tersebut menjanjikan akselerasi responsif sekaligus efisiensi bahan bakar.
Berdasarkan analisis kami, konfigurasi ini cocok untuk kebutuhan kombinasi antara perjalanan kota dan medan berat.
Desain Gagah Siap Diajak Off Road
Dari sisi desain, konsep Terrano tampil dengan karakter tangguh.
Posturnya dibuat tinggi dengan tampilan depan yang tegas.
Lampu LED modern dipadukan dengan logo menyala memberikan kesan futuristik.
Elemen off road terlihat dari penggunaan skid plate dan tow hooks.
Mobil ini juga dilengkapi lampu tambahan untuk kebutuhan medan gelap.
Bagian samping diperkuat dengan rock sliders dan roof rails.
Lengkungan roda berwarna hitam menambah kesan macho.
Di bagian belakang terdapat dudukan ban cadangan yang menegaskan identitas SUV petualang.
Peluang Masuk Indonesia
Hadirnya Terrano PHEV membuka peluang menarik bagi pasar Indonesia.
SUV hybrid dengan karakter tangguh masih belum banyak di segmen menengah.
Jika Nissan mampu menghadirkan harga kompetitif, model ini bisa menarik perhatian konsumen.
Apalagi tren elektrifikasi mulai berkembang di Indonesia.
Namun faktor jaringan servis dan harga tetap akan menjadi penentu utama.
Nissan Terrano PHEV membawa kombinasi antara nostalgia dan teknologi modern dalam satu paket SUV tangguh.
Dengan tenaga besar dan desain siap off road, mobil ini berpotensi menjadi pemain baru yang menarik di segmen menengah.
Kini publik menunggu apakah versi produksinya mampu mempertahankan konsep yang ditawarkan.
Menurut kamu, apakah Terrano versi baru ini bisa kembali sukses seperti generasi lamanya di Indonesia.
Editor : Hasan Bashri