RadarMadura.id — Produsen otomotif listrik BYD resmi membuka pre order SUV flagship terbarunya, BYD Great Tang pada 24 April 2026 di ajang Beijing Auto Show.
SUV berukuran besar ini langsung mencuri perhatian dengan harga mulai 250.000 hingga 320.000 yuan atau sekitar Rp580 jutaan sampai Rp740 jutaan.
Dalam 24 jam pertama, BYD mengklaim telah mengantongi lebih dari 30.000 unit pemesanan.
Lonjakan ini menunjukkan tingginya minat terhadap SUV listrik berukuran besar dengan teknologi canggih.
Baca Juga: Komparasi SUV Diesel 2026 Pajero Sport vs Fortuner vs Everest Mana Paling Worth It di Indonesia
Dimensi Bongsor Masuk Segmen SUV Premium
BYD Great Tang diposisikan sebagai SUV terbesar dalam lini Dynasty.
Mobil ini dikembangkan dari konsep Dynasty D yang sebelumnya telah diperkenalkan.
Panjang bodinya mencapai lebih dari 5,3 meter.
Wheelbase yang dimiliki mencapai 3.130 mm.
Dimensi ini membuatnya masuk ke segmen SUV full size dengan konfigurasi tiga baris.
Kapasitas penumpangnya mencapai tujuh orang.
Berdasarkan pantauan kami, ukuran ini sangat cocok untuk keluarga besar di Indonesia yang membutuhkan kabin luas dan fleksibel.
Desain Modern dan Interior Serba Layar
Dari sisi desain, BYD mengusung bahasa desain terbaru yang terlihat futuristik.
Bagian depan menampilkan lampu dengan desain lebar dan susunan vertikal.
Tampilan ini memberikan kesan modern sekaligus agresif.
Masuk ke interior, nuansa teknologi sangat terasa.
Tersedia layar tengah mengambang sebagai pusat kontrol.
Penumpang depan juga mendapatkan layar hiburan tambahan.
Untuk penumpang belakang, tersedia layar di plafon yang menambah kenyamanan perjalanan jauh.
Jarak Tempuh Tembus 950 Km dan Performa Tinggi
Versi listrik murni menggunakan baterai Blade generasi kedua.
Teknologi ini dipadukan dengan platform tegangan tinggi 1000V.
Jarak tempuh maksimalnya diklaim mencapai 950 km berdasarkan standar CLTC untuk varian penggerak roda belakang.
Varian all wheel drive hadir dengan dua motor listrik.
Total tenaga yang dihasilkan mencapai 585 kW.
Akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam bisa ditempuh dalam 3,9 detik.
Jarak tempuh untuk varian ini berada di kisaran 850 km.
Kemampuan fast charging juga menjadi sorotan.
Mobil ini mendukung pengisian hingga 10C dengan arus puncak 1000A.
Baca Juga: BRI Dukung Clash of Legends 2026, Hadirkan Pengalaman Sepak Bola Kelas Dunia bagi Nasabah
Tersedia Varian Hybrid untuk Fleksibilitas
Selain versi listrik, BYD juga menghadirkan varian plug in hybrid.
Versi DM i menggabungkan mesin 1.5 turbo dengan motor listrik 300 kW.
Sementara versi DM p menggunakan dua motor listrik dengan total output 400 kW.
Akselerasi varian ini dari 0 hingga 100 km per jam mencapai 4,3 detik.
Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang belum sepenuhnya siap beralih ke mobil listrik.
Fitur Canggih Setara Mobil Premium
BYD Great Tang dilengkapi suspensi udara dual chamber DiSus A.
Sistem ini mampu menyesuaikan kondisi jalan secara otomatis.
Mobil ini juga dibekali sistem kemudi roda belakang.
Radius putarnya diklaim hanya 5,2 meter meski berdimensi besar.
Fitur lainnya termasuk sistem bantuan pengemudi berbasis lidar.
Chip kokpit menggunakan teknologi 3 nm untuk performa tinggi.
Sistem audio menggunakan 27 speaker dari Devialet.
Berdasarkan pengalaman kami mengamati tren kendaraan listrik, kombinasi fitur ini biasanya hanya ditemukan pada mobil premium dengan harga jauh lebih tinggi.
Posisi di Pasar dan Tantangan
Great Tang ditempatkan di segmen SUV full size mainstream.
Model ini bersaing dengan SUV besar plug in hybrid seperti Geely Galaxy M9.
Namun posisinya masih berada di bawah sub brand premium.
BYD sendiri mencatat penjualan domestik sebesar 303.150 unit pada kuartal pertama 2026.
Angka ini mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.
Kehadiran Great Tang menjadi salah satu strategi untuk kembali mendongkrak penjualan.
Daftar Harga BYD Great Tang
Berikut kisaran harga berdasarkan kurs saat ini
| Varian | Harga |
|---|---|
| Great Tang | Rp580 jutaan – Rp740 jutaan |
BYD Great Tang menawarkan kombinasi ukuran besar, performa tinggi, dan teknologi canggih dalam satu paket.
Dengan harga yang relatif kompetitif di kelasnya, SUV ini berpotensi menarik perhatian pasar global termasuk Indonesia.
Namun tantangan utamanya tetap pada kesiapan infrastruktur dan daya beli konsumen di segmen premium.
Menurut kamu, apakah SUV listrik sebesar ini akan diminati jika masuk ke pasar Indonesia.
Editor : Hasan Bashri