RadarMadura.id - BYD Atto 2 diprediksi akan segera masuk pasar Indonesia dengan harga di kisaran Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan.
SUV listrik kompak ini menjadi sorotan karena menawarkan jarak tempuh hingga 400 km lebih dalam sekali pengisian daya.
Mobil yang dikenal sebagai Yuan Up di China ini dirancang khusus untuk penggunaan perkotaan.
Hal ini membuatnya sangat relevan bagi pengguna di Indonesia yang membutuhkan kendaraan hemat, praktis, dan ramah lingkungan untuk aktivitas harian.
Baca Juga: Peserta JKN Diimbau Aktif di Musim Pancaroba, BPJS Kesehatan Ingatkan Bayar Iuran Tepat Waktu
Ukuran kompak cocok untuk jalanan kota yang padat
BYD Atto 2 hadir dengan dimensi yang tidak terlalu besar sehingga mudah digunakan di area perkotaan.
Panjang sekitar 4,3 meter membuat mobil ini tetap nyaman saat parkir di area sempit.
Radius putar yang kecil juga memudahkan manuver di jalanan padat seperti Surabaya atau Jakarta.
Berdasarkan pantauan kami, mobil ini terasa lincah untuk penggunaan harian.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering menghadapi kemacetan.
Mobil tetap nyaman dikendalikan tanpa terasa besar atau kaku.
Performa listrik yang responsif untuk harian
Mobil ini dibekali motor listrik dengan tenaga 130 kW atau sekitar 175 tenaga kuda.
Torsi sebesar 290 Nm membuat akselerasi terasa responsif sejak awal.
Akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam bisa dicapai dalam waktu sekitar 7,9 detik. Ini cukup cepat untuk ukuran SUV kompak di kelasnya.
Berdasarkan pengalaman penggunaan, karakter tenaga listrik yang instan membuat mobil terasa ringan saat digunakan. Terutama saat stop and go di kemacetan.
Jarak tempuh jauh bikin lebih tenang tanpa sering isi daya
BYD Atto 2 menggunakan baterai Blade berbasis LFP dengan kapasitas sekitar 51 kWh.
Jarak tempuhnya bisa mencapai lebih dari 400 km dalam sekali pengisian.
Hal ini sangat cocok untuk penggunaan harian tanpa perlu sering mengisi daya.
Bahkan untuk perjalanan antar kota jarak dekat masih cukup aman.
Bagi pengguna di Indonesia yang masih terbatas akses charging station, ini jadi nilai tambah besar.
Mobil terasa lebih praktis untuk digunakan sehari hari.
Interior modern dengan fitur lengkap
Masuk ke dalam kabin, pengguna akan menemukan layar infotainment berukuran hingga 12,8 inci. Tampilan terasa modern dan mudah digunakan.
Material jok menggunakan kulit vegan yang nyaman dan ramah lingkungan.
Fitur panoramic sunroof juga menambah kesan luas di dalam kabin.
Fitur vehicle to load memungkinkan mobil digunakan sebagai sumber listrik. Ini sangat berguna untuk aktivitas outdoor atau darurat.
Desain stylish dengan sentuhan futuristik
Desain eksterior mengusung konsep Dragon Face khas BYD yang terlihat modern.
Lampu LED depan dan belakang memberikan kesan tajam dan elegan.
Garis lampu belakang yang menyatu membuat tampilan lebih futuristik.
Mobil ini terlihat berbeda dibanding SUV konvensional di kelasnya.
Secara keseluruhan, desainnya cocok untuk pengguna muda maupun keluarga.
Tidak terlalu agresif namun tetap menarik perhatian.
Tabel spesifikasi utama BYD Atto 2
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Motor listrik | 130 kW |
| Torsi | 290 Nm |
| Akselerasi | 0 hingga 100 km per jam dalam 7,9 detik |
| Baterai | 51 kWh Blade LFP |
| Jarak tempuh | Lebih dari 400 km |
| Dimensi panjang | 4,3 meter |
| Fitur | V2L, panoramic sunroof, layar 12,8 inci |
Harga resmi di Indonesia belum diumumkan namun diperkirakan berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp300 jutaan.
Baca Juga: Imigrasi Berlakukan WFH pada hari Jumat, Layanan Keimigrasian Tetap Beroperasi
BYD Atto 2 berpotensi menjadi salah satu mobil listrik paling menarik di kelas entry level dengan kombinasi harga terjangkau dan fitur lengkap.
Berdasarkan pantauan kami, mobil ini sangat cocok untuk penggunaan harian di kota besar.
Dengan jarak tempuh yang cukup jauh dan desain modern, mobil ini bisa jadi solusi bagi pengguna yang ingin beralih ke kendaraan listrik.
Menurut kamu, apakah mobil listrik Rp200 jutaan seperti ini sudah cukup menarik untuk digunakan sehari hari. (fadila)
Editor : Fadila An Naila