RadarMadura.id - GAC Aion V Gen 2 resmi meluncur dengan harga mulai sekitar Rp350 jutaan di pasar China dan langsung menarik perhatian.
SUV listrik ini membawa teknologi canggih seperti LiDAR dan fitur berkendara otonom yang biasanya hanya ada di mobil kelas atas.
Dengan jarak tempuh hingga 610 km dan fitur pengisian super cepat, mobil ini berpotensi menjadi pilihan menarik jika masuk ke Indonesia.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin mobil listrik canggih tanpa harus membayar harga terlalu mahal.
Baca Juga: Punya Motor Premium Kini Lebih Ringan, Yamaha NMAX Connected 2026 Bisa Dicicil Mulai Rp700 Ribuan
Teknologi LiDAR bikin pengalaman berkendara makin pintar
Salah satu keunggulan utama mobil ini ada pada sistem ADiGO Pilot 5.0.
Teknologi ini didukung sensor LiDAR yang mampu membaca lingkungan dengan lebih akurat.
Berdasarkan pantauan kami, fitur ini memungkinkan mobil melakukan berbagai fungsi otomatis dengan lebih presisi.
Mulai dari menjaga jarak hingga membantu navigasi di jalan kompleks.
Untuk kondisi jalan di Indonesia yang dinamis, teknologi ini bisa menjadi solusi keamanan tambahan.
Pengemudi tetap terbantu tanpa kehilangan kontrol penuh.
Jarak tempuh jauh dan pengisian super cepat
GAC Aion V Gen 2 mampu menempuh jarak hingga 610 km dalam sekali pengisian.
Ini membuatnya cocok untuk perjalanan jauh tanpa rasa khawatir.
Teknologi pengisian cepatnya juga sangat menarik karena bisa menambah jarak hingga 330 km hanya dalam 15 menit. Hal ini membuat waktu tunggu jadi jauh lebih singkat.
Bagi pengguna di Indonesia yang masih terbatas stasiun pengisian, fitur ini sangat membantu. Mobil tetap praktis digunakan dalam berbagai kondisi.
Desain unik terinspirasi T Rex yang terlihat gagah
Mobil ini mengusung desain yang berbeda dari SUV kebanyakan.
Bentuknya terinspirasi dari karakter T Rex yang terlihat kokoh dan tegas.
Lampu depan modern dan garis bodi tegas membuat tampilannya terlihat futuristik.
Mobil ini cocok untuk pengguna yang ingin tampil beda di jalan.
Secara keseluruhan, desainnya memadukan kesan tangguh dan modern. Tidak terlalu agresif namun tetap berkarakter kuat.
Kabin seperti lounge dengan fitur premium
Masuk ke dalam, suasana kabin terasa seperti ruang santai modern.
Kursi depan dilengkapi fitur pijat yang memberikan kenyamanan ekstra saat perjalanan jauh.
Tersedia juga kulkas kecil di dalam mobil yang cukup unik di kelasnya.
Fitur ini sangat berguna untuk perjalanan keluarga atau aktivitas luar kota.
Berdasarkan pengalaman kami, kombinasi fitur ini membuat mobil terasa lebih mewah.
Pengguna tidak hanya mendapatkan kendaraan tetapi juga pengalaman berkendara yang nyaman.
Performa stabil dengan platform modern
Mobil ini dibangun di atas platform AEP dengan arsitektur 400V Silicon Carbide. Teknologi ini membuat efisiensi energi lebih optimal.
Performa keseluruhan terasa halus dan stabil saat digunakan. Sistem penggerak listriknya memberikan akselerasi yang responsif.
Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang ingin mobil listrik nyaman namun tetap bertenaga. Cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Tabel spesifikasi utama GAC Aion V Gen 2
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Harga awal | Sekitar Rp350 jutaan |
| Jarak tempuh | Hingga 610 km |
| Pengisian cepat | 330 km dalam 15 menit |
| Teknologi | LiDAR ADiGO Pilot 5.0 |
| Platform | AEP 400V SiC |
| Fitur kabin | Kursi pijat dan kulkas |
| Desain | T Rex style modern SUV |
Harga di Indonesia belum diumumkan namun berpotensi kompetitif jika resmi masuk pasar.
Baca Juga: Pengajuan Penambahan Damkar Satpol PP Bangkalan DipertimbangkanBaca Juga: Pengajuan Penambahan Damkar Satpol PP Bangkalan Dipertimbangkan
GAC Aion V Gen 2 menawarkan kombinasi teknologi canggih, jarak tempuh jauh, dan kenyamanan premium di harga yang relatif terjangkau.
Berdasarkan pantauan kami, mobil ini punya potensi besar untuk menarik minat pasar Indonesia.
Jika benar masuk ke Indonesia, mobil ini bisa menjadi pesaing serius di segmen SUV listrik menengah.
Menurut kamu, apakah mobil listrik dengan fitur otonom seperti ini sudah siap digunakan di jalan Indonesia. (fadila)
Editor : Fadila An Naila