Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Perbandingan Biaya Honda WR V dan Jaecoo J5 EV Bikin Kaget Selisih Bisa Lebih dari Rp1 Juta per Bulan

Fadila An Naila • Jumat, 3 April 2026 | 21:47 WIB
Honda WR-V dan Jaecoo J5 EV
Honda WR-V dan Jaecoo J5 EV

RadarMadura.id - Perbandingan biaya operasional antara Honda WR-V dan Jaecoo J5 EV menunjukkan selisih yang cukup signifikan di Indonesia pada April 2026.

Dengan harga BBM yang terus berubah, mobil listrik mulai terlihat lebih hemat dalam penggunaan harian.

Dalam simulasi penggunaan sekitar 3.000 hingga 3.600 km per bulan, mobil listrik bisa menghemat hingga lebih dari Rp1 juta dibanding mobil bensin.

Berdasarkan pantauan kami, ini menjadi faktor penting bagi masyarakat yang mulai mempertimbangkan beralih ke kendaraan listrik.

Baca Juga: Tecno Spark 50 5G Hadir dengan Baterai 6500mAh dan Chipset Dimensity 6400, HP Murah Kini Makin Tahan Lama

Biaya Operasional Jadi Pertimbangan Utama

Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax kini berada di kisaran Rp12.300 per liter.

Kondisi ini membuat pengguna mobil bensin harus menyesuaikan pengeluaran setiap bulan.

Sebaliknya, mobil listrik menawarkan biaya energi yang lebih stabil.

Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin pengeluaran lebih terkontrol.

Simulasi Penggunaan Harian di Indonesia

Simulasi dilakukan dengan asumsi perjalanan pulang pergi sekitar 100 hingga 120 km per hari.

Total jarak bulanan mencapai 3.000 hingga 3.600 km yang cukup realistis untuk pekerja di kota besar.

Berdasarkan pengamatan kami, pola ini juga relevan untuk pengguna di Indonesia yang sering melakukan perjalanan jauh setiap hari.

Perbandingan Biaya Bulanan

Berikut gambaran biaya operasional kedua mobil

Honda WR V bensin sekitar Rp1,75 juta hingga Rp2,09 juta per bulan

Jaecoo J5 EV charging rumah sekitar Rp494 ribu hingga Rp593 ribu per bulan

Jaecoo J5 EV charging SPKLU sekitar Rp820 ribu hingga Rp1,02 juta per bulan

Selisih biaya bisa mencapai Rp730 ribu hingga Rp1,27 juta per bulan

Efisiensi Konsumsi Energi yang Berbeda

Mobil bensin seperti WR V mencatat konsumsi sekitar 10,8 km per liter di dalam kota.

Sementara di jalan tol bisa mencapai lebih dari 20 km per liter.

Di sisi lain, J5 EV mengonsumsi listrik sekitar 11,4 kWh per 100 km.

Ini membuat biaya per kilometer jauh lebih rendah dibanding bensin.

Charging di Rumah Lebih Hemat

Salah satu faktor penting adalah lokasi pengisian daya.

Charging di rumah dengan tarif listrik sekitar Rp1.444 per kWh jauh lebih murah dibanding SPKLU.

Berdasarkan pengamatan kami, pengguna yang memiliki akses charging di rumah akan mendapatkan keuntungan maksimal dari mobil listrik. Ini membuat biaya operasional semakin rendah.

Cocok untuk Kondisi Perkotaan Indonesia

Di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya, penggunaan mobil harian cukup tinggi.

Kemacetan juga membuat konsumsi BBM lebih boros.

Mobil listrik justru lebih efisien dalam kondisi stop and go.

Hal ini membuatnya lebih cocok untuk penggunaan di perkotaan Indonesia.

Apakah Mobil Listrik Sudah Lebih Menguntungkan

Meski biaya operasional lebih murah, masih ada faktor lain seperti harga beli dan infrastruktur.

Namun dari sisi penggunaan harian, mobil listrik sudah menunjukkan keunggulan.

Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin menghemat pengeluaran jangka panjang. Terutama bagi yang menggunakan mobil setiap hari.

Baca Juga: Belasan CJH Asal Sumenep Belum Masuk Kloter

Perbandingan antara WR V dan J5 EV menunjukkan bahwa mobil listrik bisa jauh lebih hemat dalam biaya operasional.

Selisih hingga lebih dari Rp1 juta per bulan menjadi daya tarik utama.

Menurut kamu, apakah penghematan ini cukup untuk membuat kamu beralih dari mobil bensin ke mobil listrik. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#Honda WR V #biaya operasional mobil #mobil listrik vs bensin #perbandingan mobil 2026 #jaecoo j5 ev