RadarMadura.id — Chery Omoda C5 EV versi terbaru resmi diperkenalkan di ajang Bangkok International Motor Show 2026 dengan membawa perubahan signifikan pada sektor baterai dan teknologi pengisian daya.
Model ini menjadi sorotan karena mengusung baterai lebih kecil namun menawarkan pengisian lebih cepat.
Kapasitas baterai kini menjadi 50,6 kWh dari sebelumnya 61 kWh, dengan dampak pada jarak tempuh yang sedikit menurun.
Meski begitu, performa tetap dipertahankan dan fitur semakin canggih, menjadikannya tetap kompetitif di segmen SUV listrik.
Baterai Lebih Ringan untuk Efisiensi
Chery melakukan langkah berbeda dengan mengecilkan kapasitas baterai pada Omoda C5 EV terbaru.
Baterai yang lebih compact membuat bobot kendaraan menjadi lebih ringan.
Berdasarkan pantauan kami, strategi ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan kenyamanan berkendara.
Mobil menjadi lebih lincah tanpa harus mengorbankan performa secara signifikan.
Pendekatan ini cukup menarik karena tidak semua mobil listrik berani mengurangi kapasitas baterai demi efisiensi.
Fast Charging Lebih Cepat
Salah satu peningkatan paling terasa ada pada kemampuan pengisian daya. Omoda C5 EV 2026 kini mendukung fast charging hingga 110 kW.
Angka ini meningkat dari generasi sebelumnya yang hanya sekitar 80 kW.
Dengan peningkatan ini, waktu pengisian menjadi lebih singkat dan praktis untuk penggunaan harian.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna di Indonesia yang mulai mengandalkan SPKLU untuk mobilitas sehari hari.
Performa Tetap Tangguh
Meski baterai lebih kecil, motor listrik yang digunakan tetap menghasilkan tenaga sekitar 211 PS dengan torsi 288 Nm. Akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam tetap di kisaran 7,2 detik.
Performa ini masih tergolong kuat di kelas SUV listrik kompak.
Pengemudi tetap mendapatkan sensasi berkendara responsif untuk berbagai kondisi jalan.
Berdasarkan analisis kami, Chery berhasil menjaga keseimbangan antara efisiensi dan performa.
Jarak Tempuh Sedikit Menurun
Dampak dari pengurangan kapasitas baterai adalah penurunan jarak tempuh. Kini mobil hanya mampu menempuh sekitar 422 km berdasarkan standar NEDC, turun dari sebelumnya 505 km.
Meski begitu, jarak ini masih cukup untuk penggunaan harian di kota besar Indonesia. Pengguna tidak perlu terlalu sering mengisi daya jika penggunaan masih dalam batas wajar.
Ini menjadi kompromi yang masih bisa diterima mengingat peningkatan pada sisi charging.
Desain Baru Lebih Modern
Omoda C5 EV facelift mengusung bahasa desain baru yang disebut Robo Shark. Tampilan depan terlihat lebih bersih dengan lampu futuristik yang modern.
Perubahan desain ini membuat mobil terlihat lebih segar dan mengikuti tren kendaraan listrik masa kini.
Identitas visualnya juga semakin kuat dibanding model sebelumnya.
Secara keseluruhan, desain baru ini memberikan kesan lebih premium dan berkelas.
Interior Lebih Canggih dan Nyaman
Masuk ke dalam kabin, Omoda C5 EV kini dibekali layar infotainment berukuran 15,6 inci yang menjadi pusat kontrol utama. Desain konsol tengah juga diperbarui agar lebih ergonomis.
Fitur tambahan seperti kursi pijat memberikan kenyamanan ekstra bagi pengguna.
Selain itu, sistem ADAS tetap menjadi andalan untuk menunjang keselamatan berkendara.
Berdasarkan pantauan kami, peningkatan ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih modern dan nyaman.
Tabel Spesifikasi Singkat
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Baterai | 50,6 kWh |
| Tenaga | 211 PS |
| Torsi | 288 Nm |
| Akselerasi | 0-100 km 7,2 detik |
| Jarak Tempuh | ±422 km |
| Charging | DC fast charging 110 kW |
| Fitur | ADAS, layar 15,6 inci |
Penutup
Chery Omoda C5 EV 2026 menunjukkan pendekatan berbeda dengan fokus pada efisiensi dan kecepatan pengisian daya.
Meski jarak tempuh sedikit berkurang, peningkatan fitur dan performa tetap membuatnya menarik di kelasnya.
Menurut kamu, lebih penting mana untuk mobil listrik, jarak tempuh lebih jauh atau pengisian daya yang lebih cepat. (hasan)
Editor : Hasan Bashri