RadarMadura.id - Mitsubishi resmi memperkenalkan minibus baru bernama Versa pada 19 Februari 2026 untuk pasar Filipina dengan banderol mulai PHP 1.649.000 atau setara sekitar Rp481 juta.
Model ini merupakan hasil kerja sama dengan Nissan melalui skema OEM dan langsung diposisikan sebagai kendaraan komersial ringan berkapasitas 15 penumpang.
Kehadiran Versa menjadi bagian dari strategi kolaborasi global Mitsubishi dan Nissan untuk menekan biaya produksi sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Di Filipina, model ini akan dipasarkan berdampingan dengan Mitsubishi L300 yang sudah lama dikenal sebagai tulang punggung sektor niaga.
Dirancang untuk Angkut Penumpang dan Kebutuhan Usaha
Mitsubishi menyebut Versa dikembangkan untuk kebutuhan operasional harian yang padat.
Konfigurasi lima baris kursi memungkinkan kendaraan ini membawa hingga 15 orang dalam satu perjalanan.
Bagi pelaku usaha travel, antar jemput sekolah, hingga UMKM, kapasitas tersebut menjadi nilai jual utama.
Berdasarkan pantauan kami pada spesifikasi yang dirilis, penggunaan sistem penggerak roda belakang membuat mobil ini lebih siap membawa beban penuh.
Konfigurasi seperti ini lazim dipakai pada kendaraan niaga karena daya tahan dan distribusi bobotnya lebih optimal.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan tangguh di rute menanjak atau membawa muatan maksimal.
Jika melihat karakter pasar Indonesia, model seperti ini berpotensi diminati oleh pelaku usaha travel antarkota atau operasional pesantren dan sekolah.
Apalagi di daerah dengan suhu tropis dan kondisi jalan yang beragam, mesin diesel masih dianggap lebih kuat dan efisien untuk jarak jauh.
Mesin Diesel 2,5 Liter Turbo Jadi Andalan
Di balik kapnya, Versa mengusung mesin turbo diesel 2,5 liter. Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 129 hp dengan torsi puncak 356 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual lima percepatan.
Angka torsi 356 Nm tergolong besar untuk kelas minibus komersial. Torsi yang melimpah di putaran bawah membuat kendaraan lebih responsif saat membawa penumpang penuh.
Berdasarkan pengalaman kami menjajal kendaraan diesel dengan karakter serupa, kombinasi ini biasanya memberikan dorongan tenaga yang stabil dan efisien bahan bakar.
Transmisi manual juga masih menjadi pilihan realistis untuk kendaraan niaga.
Selain lebih mudah dalam perawatan, biaya servisnya relatif terjangkau dibanding sistem otomatis.
Untuk pelaku usaha, faktor biaya operasional jangka panjang tentu menjadi pertimbangan utama.
Daftar Harga dan Spesifikasi Mitsubishi Versa
Berikut rincian singkat spesifikasi dan harga yang diumumkan untuk pasar Filipina
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Kapasitas Penumpang | 15 orang |
| Konfigurasi Kursi | 5 baris |
| Sistem Penggerak | Roda belakang |
| Mesin | 2,5 liter turbo diesel |
| Tenaga Maksimum | 129 hp |
| Torsi Maksimum | 356 Nm |
| Transmisi | Manual 5 percepatan |
| Harga | Mulai PHP 1.649.000 atau sekitar Rp481 juta |
Jika dikonversi ke rupiah, harganya memang berada di atas L300 di Indonesia.
Namun, kapasitas dan spesifikasinya juga lebih besar sehingga menyasar segmen berbeda.
Strategi Aliansi Mitsubishi dan Nissan Kian Luas
Peluncuran Versa menjadi contoh terbaru kerja sama antara Mitsubishi dan Nissan dalam aliansi global mereka.
Tujuan kolaborasi ini adalah menekan biaya pengembangan sekaligus memaksimalkan kapasitas produksi di berbagai wilayah.
Skema berbagi platform juga memungkinkan kedua merek menghadirkan model baru lebih cepat ke pasar.
Selain minibus ini, kedua pabrikan juga bekerja sama dalam pengembangan pikap generasi baru, kendaraan mini, hingga mobil listrik.
Dalam beberapa waktu terakhir, Mitsubishi bahkan memproduksi SUV plug in hybrid Nissan Rogue untuk Amerika Utara serta pikap Nissan Navara untuk kawasan Oseania.
Ke depan, Mitsubishi dijadwalkan mulai memasarkan kendaraan listrik berbasis Nissan Leaf di Amerika Utara pada paruh kedua 2026.
Langkah tersebut menandai fase baru kolaborasi elektrifikasi antara dua raksasa otomotif Jepang ini.
Versa menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas merek bisa melahirkan produk niaga yang lebih kompetitif.
Dengan kapasitas 15 penumpang dan mesin diesel bertorsi besar, model ini jelas menyasar pelaku usaha yang membutuhkan kendaraan tangguh dan efisien.
Jika suatu saat masuk ke Indonesia dengan harga kompetitif, apakah Anda tertarik menjadikannya armada usaha atau tetap memilih model yang sudah lebih dulu populer? (fadila)
Editor : Fadila An Naila