RadarMadura.id - Honda CT125 semakin populer di kalangan pecinta touring santai.
Motor ini mengusung konsep klasik modern yang unik.
Karakternya berbeda dibanding motor sport atau adventure besar. Justru di situlah daya tariknya berada.
Desainnya mengingatkan pada motor trail lawas dengan sentuhan kontemporer.
Posisi berkendara tegak membuat tubuh tidak cepat lelah.
Jok lebar dan empuk mendukung perjalanan jarak menengah. Ergonomi menjadi nilai plus utama.
Saat digunakan touring, CT125 terasa ramah untuk berbagai postur.
Suspensinya cukup nyaman melibas jalan bergelombang ringan.
Ban dual purpose memberi fleksibilitas di aspal maupun jalur semi off-road. Stabilitas tetap terjaga pada kecepatan wajar.
Mesin 125cc yang diusung memang bukan untuk kebut-kebutan.
Akselerasinya halus dan mudah dikontrol. Karakter ini cocok bagi pengendara yang menikmati perjalanan. Namun untuk tanjakan panjang, tenaga terasa terbatas.
Kelebihan lain terletak pada efisiensi bahan bakar. Konsumsi BBM tergolong irit untuk perjalanan jauh.
Tangki yang memadai membantu mengurangi frekuensi isi ulang. Hal ini penting bagi touring jarak menengah.
Fitur sederhana justru menjadi keunggulan tersendiri.
Perawatan relatif mudah dan tidak rumit. Bobot ringan memudahkan manuver saat berhenti atau putar balik. Pengendara pemula pun cepat beradaptasi.
Di sisi lain, performa standar sering jadi bahan diskusi.
Sebagian pengguna melakukan modifikasi ringan untuk meningkatkan tenaga.
Namun bagi penggemar konsep orisinal, karakter standar sudah cukup. Semua kembali pada kebutuhan berkendara.
Honda CT125 bukan motor untuk adu cepat di jalan tol.
Ia lebih cocok untuk menikmati lanskap dan suasana perjalanan.
Filosofinya adalah perjalanan, bukan kecepatan. Pendekatan ini membuatnya punya segmen tersendiri.
Sebagai motor touring ringan, CT125 menawarkan kenyamanan dan gaya unik.
Performa standar memang punya batas, tetapi bukan kekurangan mutlak.
Justru keseimbangan inilah yang membentuk identitasnya.
Bagi pencinta perjalanan santai, motor ini tetap menarik.
Editor : Amin Basiri