RadarMadura.id— Pasar mobil mewah Indonesia resmi bergeser sepanjang 2025. Berdasarkan data distribusi wholesales Gaikindo, Denza D9 keluar sebagai mobil mewah terlaris nasional dengan penjualan 7.474 unit, mengungguli Toyota Alphard yang selama ini identik dengan MPV premium keluarga Indonesia.
Capaian ini menjadi penanda kuat perubahan selera konsumen kelas atas Tanah Air.
Mobil listrik kini tidak lagi diposisikan sebagai alternatif, melainkan pilihan utama di segmen kendaraan mewah.
Denza D9 Menguasai Segmen MPV Premium
Denza D9 tampil dominan dengan selisih penjualan yang sangat jauh dari para pesaingnya.
Berdasarkan pantauan kami, daya tarik utama MPV listrik ini terletak pada kombinasi teknologi canggih, kabin senyap, dan biaya operasional yang lebih efisien dibanding MPV bermesin konvensional.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna di Indonesia yang semakin sadar efisiensi tanpa mengorbankan kenyamanan.
Di pasar domestik, Denza D9 masih dipasarkan dengan status impor utuh.
Harga jualnya berada di kisaran Rp 950 juta hingga Rp 1,05 miliar tergantung varian.
Untuk kelas premium, banderol ini dinilai cukup rasional mengingat fitur dan teknologi yang ditawarkan.
Baca Juga: 7 Mobil Listrik Murah 2026 Mulai Rp 170 Jutaan, Jarak Tempuh Tembus 380 Km
Toyota Alphard Mulai Kehilangan Dominasi
Toyota Alphard harus turun ke posisi kedua dengan distribusi 2.397 unit sepanjang 2025.
Meski angka tersebut masih tergolong kuat, jaraknya sangat jauh dibanding Denza D9.
Ini menjadi sinyal bahwa dominasi lama mulai mendapat tantangan serius.
Dari pengalaman kami menjajal Alphard generasi terbaru, kenyamanan kabin tetap menjadi keunggulan utama.
Namun, absennya teknologi elektrifikasi penuh membuatnya mulai kalah menarik bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara lebih modern dan efisien.
Merek China Kian Percaya Diri di Kelas Atas
Posisi ketiga ditempati Hyptec HT dengan penjualan 1.914 unit. SUV listrik premium ini berasal dari sub merek Aion yang agresif membangun citra di segmen atas.
Kehadirannya memperkuat tren naiknya merek China di pasar otomotif Indonesia.
Sementara itu, Hyundai Palisade berada di posisi keempat dengan 1.593 unit.
SUV besar asal Korea Selatan ini masih diminati konsumen yang membutuhkan kendaraan lega untuk keluarga dan perjalanan jarak jauh di kondisi jalan Indonesia.
Lexus dan Brand Premium Tradisional Terdesak
Lexus LM menempati posisi kelima dengan penjualan 1.006 unit.
MPV ultra mewah ini bermain di segmen berbeda dengan harga di atas Rp 3 miliar, sehingga volumenya memang lebih terbatas.
Namun, data ini menunjukkan bahwa kemewahan ekstrem tidak selalu sejalan dengan volume penjualan.
Dari sisi merek, Denza memimpin klasemen berkat kontribusi besar D9.
BMW menyusul di posisi kedua dengan 1.922 unit, disokong model seperti X1 dan iX1.
Lexus dan Mercedes Benz harus puas berada di bawahnya, sementara Xpeng mulai mencuri perhatian sebagai pendatang baru.
Daftar 15 Mobil Mewah Terlaris Indonesia 2025
| Peringkat | Model | Penjualan 2025 |
|---|---|---|
| 1 | Denza D9 | 7.474 unit |
| 2 | Toyota Alphard | 2.397 unit |
| 3 | Hyptec HT | 1.914 unit |
| 4 | Hyundai Palisade | 1.593 unit |
| 5 | Lexus LM | 1.006 unit |
| 6 | Xpeng X9 | 771 unit |
| 7 | Toyota Land Cruiser 300 | 508 unit |
| 8 | Lexus RX 350h | 232 unit |
| 9 | Mercedes Benz GLC 300 | 196 unit |
| 10 | Hyundai Ioniq 6 | 191 unit |
| 11 | BMW X1 | 174 unit |
| 12 | BMW iX1 | 173 unit |
| 13 | Maxus Mifa 9 | 171 unit |
| 14 | Volkswagen ID Buzz | 161 unit |
| 15 | BMW 520i | 127 unit |
Pergeseran Selera Konsumen Premium Indonesia
Data ini mencerminkan perubahan pola pikir konsumen kelas atas.
Kendaraan listrik kini dianggap lebih relevan untuk penggunaan harian, termasuk di iklim tropis dan kondisi lalu lintas padat.
Selain senyap dan nyaman, efisiensi biaya jangka panjang menjadi faktor penting.
Dengan semakin banyaknya model listrik premium yang masuk, persaingan di segmen ini dipastikan makin ketat.
Pertanyaannya, apakah merek lama akan segera beradaptasi atau justru semakin terdesak oleh pemain baru. (Fadila)