RadarMadura.id— Vivo kembali memperluas lini ponsel kelas menengahnya dengan menghadirkan Vivo Y31d, yang diam-diam diperkenalkan ke pasar Asia Tenggara.
Ponsel ini melengkapi keluarga Vivo Y31 yang lebih dulu rilis pada September 2025 dan langsung menonjol lewat baterai 7.200 mAh serta ketahanan bodi berstandar IP69+.
Meski belum diumumkan resmi di Indonesia, kehadiran Vivo Y31d di situs Vivo Kamboja dan Vietnam memberi sinyal kuat bahwa ponsel ini disiapkan untuk pasar berkembang.
Hal ini menarik karena spesifikasinya sangat relevan dengan kebutuhan pengguna Indonesia yang mengandalkan ponsel untuk aktivitas panjang setiap hari.
Baca Juga: Polisi Bekuk Dua Terduga Pelaku Pencurian Motor, Terekam CCTV saat Gasak Sepeda Motor
Layar Besar dan Mulus untuk Aktivitas Harian
Vivo Y31d mengusung layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD Plus dan refresh rate 120 Hz.
Kombinasi ini membuat pergerakan layar terasa lebih mulus saat scrolling media sosial atau membaca berita.
Tingkat kecerahan hingga 1.250 nits juga cukup membantu ketika digunakan di luar ruangan.
Berdasarkan pantauan kami, spesifikasi layar seperti ini tergolong nyaman untuk pemakaian harian, terutama bagi pengguna yang sering berada di luar rumah.
Fingerprint di sisi bodi juga terasa praktis dan cepat dijangkau.
Tahan Air dan Debu, Cocok untuk Iklim Tropis
Salah satu nilai jual utama Vivo Y31d ada pada sertifikasi IP69+.
Ponsel ini diklaim tahan hujan, cipratan air bertekanan tinggi, hingga terendam air 1,5 meter selama 30 menit. Fitur ini jarang ditemui di kelas menengah.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna di Indonesia yang sering beraktivitas di lingkungan lembap atau cuaca ekstrem.
Untuk pemakaian di daerah pesisir atau pekerja lapangan, daya tahan ini memberi rasa aman ekstra.
Baterai 7.200 mAh, Sekali Isi untuk Seharian Lebih
Vivo membekali Y31d dengan baterai BlueVolt 7.200 mAh yang menjadi salah satu terbesar di kelasnya.
Dalam klaim pabrikan, baterai ini sanggup bertahan lebih dari 13 jam untuk game MOBA dan hampir dua hari untuk pemutaran video.
Pengisian cepat 44 watt FlashCharge juga cukup membantu karena mampu mengisi dari 1 persen ke 50 persen dalam sekitar 43 menit.
Berdasarkan analisis kami, kapasitas sebesar ini sangat ideal bagi pengguna yang jarang memiliki waktu mengisi daya di siang hari.
Performa dan Kamera untuk Kebutuhan Sehari-hari
Dari sisi dapur pacu, Vivo Y31d ditenagai chipset Snapdragon 6s 4G Gen 2 yang dipadukan RAM hingga 8 GB.
Performa ini cukup stabil untuk multitasking, navigasi, hingga game ringan.
Penyimpanan UFS 2.2 juga membuat akses data terasa lebih responsif.
Untuk kamera, ponsel ini mengandalkan sensor utama 50 MP dan kamera depan 8 MP.
Berdasarkan pengamatan kami, konfigurasi ini lebih difokuskan pada dokumentasi sederhana yang konsisten, bukan fotografi profesional.
Spesifikasi Singkat Vivo Y31d
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Layar | LCD 6,75 inci HD Plus 120 Hz |
| Chipset | Snapdragon 6s 4G Gen 2 |
| RAM dan Memori | 6 GB 128 GB dan 8 GB 256 GB |
| Kamera Belakang | 50 MP + 2 MP |
| Kamera Depan | 8 MP |
| Baterai | 7.200 mAh 44 watt FlashCharge |
| Ketahanan | IP69+ |
| Sistem Operasi | Android 16 dengan OriginOS 6 |
Perkiraan Harga dan Peluang Masuk Indonesia
Hingga kini, Vivo belum mengumumkan harga resmi Vivo Y31d.
Namun, jika melihat harga Vivo Y31 5G dan Y31 Pro 5G yang berada di kisaran Rp 2,7 juta hingga Rp 3,5 juta, maka Vivo Y31d diperkirakan tidak akan jauh dari rentang tersebut.
Jika benar masuk Indonesia, ponsel ini berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan baterai besar dan durabilitas.
Terlebih, fitur seperti IP69+ masih tergolong langka di segmen menengah.
Vivo Y31d hadir dengan pendekatan fungsional yang kuat, mulai dari baterai super besar hingga bodi tahan air ekstrem.
Untuk penggunaan harian di Indonesia, ponsel ini menawarkan kombinasi yang cukup rasional dan relevan.
Menurut Anda, apakah Vivo Y31d layak menjadi pilihan utama di kelas Rp 3 jutaan? (Fadila)
Editor : Fadila An Naila