RadarMadura.id - Sedan murah buatan India, Tata Motors melalui model Tata XPRES resmi meluncur untuk pasar domestik India pada akhir Januari 2026.
Mobil ini dibanderol mulai sekitar Rp 102 jutaan untuk varian bensin dengan opsi CNG yang sedikit lebih mahal.
Kehadirannya langsung menarik perhatian karena harga tersebut setara motor premium di Indonesia.
Berdasarkan pantauan kami, Tata XPRES diposisikan sebagai sedan entry level yang fungsional dan ekonomis.
Model ini menyasar kebutuhan mobilitas harian dengan biaya kepemilikan rendah.
Konsep tersebut terasa relevan bagi konsumen Indonesia yang mendambakan mobil murah dan tahan banting untuk iklim tropis.
Baca Juga: Desain Kamera Jadi Perhatian Utama, Samsung Galaxy S26 Ultra Dirumorkan Lebih Tahan Debu dan Tekanan
Posisi Tata XPRES di Pasar
Di India, Tata XPRES dikenal luas sebagai sedan armada taksi.
Strategi ini membuat pabrikan fokus pada efisiensi, durabilitas, dan kemudahan perawatan.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang mencari kendaraan sederhana tanpa fitur berlebihan.
Jika suatu saat masuk Indonesia, model seperti ini berpotensi mengisi celah sedan murah yang kini nyaris kosong.
Dengan harga setara LCGC, XPRES bisa menjadi alternatif menarik bagi keluarga kecil atau pelaku usaha transportasi lokal.
Desain Eksterior yang Sederhana
Secara tampilan, Tata XPRES mengusung desain sedan entry level yang simpel.
Garis bodinya minimalis dengan warna single tone yang praktis.
Meski demikian, bagian depan terlihat cukup agresif berkat bentuk lampu dan gril yang dominan.
Desain ini terasa fungsional untuk penggunaan harian. Tidak ada aksen berlebihan yang berpotensi menaikkan biaya perawatan.
Pendekatan seperti ini cocok untuk konsumen yang mengutamakan fungsi dibanding gaya.
Mesin Bensin 1.2 Liter yang Efisien
Untuk varian bensin, Tata XPRES dibekali mesin Revotron 1.2 liter.
Mesin ini menghasilkan tenaga 86 dk dengan torsi 113 Nm. Transmisi yang tersedia hanya manual lima percepatan.
Konfigurasi tersebut terbilang cukup untuk kebutuhan dalam kota.
Berdasarkan analisis kami, karakter mesinnya dirancang irit dan mudah dirawat.
Ini selaras dengan kebutuhan konsumen di daerah yang menginginkan mobil bandel dan hemat biaya.
Varian CNG Lebih Murah Operasional
Selain bensin, Tata XPRES juga tersedia dalam opsi CNG. Sayangnya, detail spesifikasi resminya belum diungkap sepenuhnya.
Namun, sumber menyebutkan performanya tidak jauh berbeda dari versi bensin.
Keberadaan varian CNG ini menarik perhatian. Untuk pasar seperti Indonesia, konsep bahan bakar alternatif berbiaya rendah bisa menjadi solusi bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Terutama untuk taksi online atau kendaraan operasional harian.
Interior Fungsional Tanpa Banyak Fitur
Masuk ke kabin, Tata XPRES versi reguler memakai kombinasi dua warna.
Berbeda dari versi EV yang lebih modern, varian ini terasa lebih sederhana. Sistem audio dan infotainment sengaja dihilangkan.
Fitur seperti ventilasi AC belakang dan port pengisian daya juga absen.
Berdasarkan pengamatan kami, pemangkasan ini dilakukan demi menekan harga jual.
Bagi pengguna yang fokus pada fungsi dasar, kompromi ini masih bisa diterima.
Harga dan Spesifikasi Singkat Tata XPRES
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Harga bensin | Sekitar Rp 102 jutaan |
| Harga CNG | Sekitar Rp 117 jutaan |
| Mesin | 1.2L Revotron bensin |
| Tenaga | 86 dk |
| Torsi | 113 Nm |
| Transmisi | Manual 5 percepatan |
| Garansi | 3 tahun atau 100 ribu km |
Tata XPRES membuktikan bahwa sedan murah masih punya tempat di pasar.
Dengan harga Rp 102 jutaan, mobil ini menawarkan solusi mobilitas sederhana, irit, dan mudah dirawat.
Menurut Anda, apakah sedan murah seperti ini layak masuk pasar Indonesia dan menantang LCGC yang sudah ada? (fadila)
Editor : Fadila An Naila