RadarMadura.id - Sebuah SUV baru dari Wuling Motors tertangkap sedang menjalani uji jalan di sejumlah ruas jalan Indonesia pada awal 2026.
Mobil ini kuat diduga sebagai Wuling Xingguang 560 versi terbaru yang disiapkan dengan harga sekitar Rp140 jutaan dan teknologi plug in hybrid.
Kemunculan unit kamuflase ini menandakan keseriusan Wuling menghadirkan SUV ramah lingkungan yang tetap terjangkau untuk pasar Tanah Air.
Jika sesuai rencana, model ini berpotensi menjadi salah satu SUV hybrid termurah yang pernah dijual resmi di Indonesia.
Baca Juga: Laptop Lokal Rasa Laptop Gaming, Zyrex Blaze Hadir dengan Intel Core i5 Kencang dan Bobot Ringan
SUV Murah dengan Teknologi PHEV
Wuling Xingguang 560 terbaru mengusung mesin bensin 1.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik.
Kombinasi ini memungkinkan mobil bekerja dalam mode listrik murni maupun hybrid sesuai kebutuhan berkendara.
Berdasarkan pantauan kami, pendekatan ini membuat SUV tersebut lebih relevan untuk pemakaian harian di kota dengan lalu lintas padat.
Pengguna bisa memaksimalkan mode listrik tanpa boros bensin saat macet atau jarak pendek.
Klaim Irit Hingga 18,8 Km per Liter
Salah satu sorotan utama ada pada efisiensi termal mesin yang diklaim mencapai 43,2 persen.
Angka ini tergolong tinggi di kelas SUV terjangkau dan menjanjikan konsumsi bahan bakar lebih hemat.
Dalam kondisi hybrid, konsumsi bensin disebut bisa menembus 18,8 km per liter.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna di daerah dengan mobilitas tinggi namun ingin menekan biaya operasional bulanan.
Mode Listrik Cocok untuk Aktivitas Harian
Keunggulan lain terletak pada kemampuan berjalan dengan tenaga listrik murni hingga 125 kilometer.
Jarak tersebut cukup untuk kebutuhan harian seperti kerja, antar anak sekolah, atau belanja tanpa menyalakan mesin bensin.
Jika digabungkan dengan mesin konvensional, total jarak tempuhnya diklaim mencapai 1.100 kilometer.
Secara praktis, mobil ini bisa digunakan perjalanan antarkota jauh tanpa sering mampir ke SPBU.
Strategi Wuling di Pasar Indonesia
Langkah Wuling menghadirkan SUV hybrid di kisaran Rp140 jutaan bisa dibilang berani.
Selama ini teknologi PHEV identik dengan mobil mahal dan segmen menengah atas.
Bagi konsumen Indonesia, khususnya di daerah dengan kondisi jalan beragam dan cuaca tropis, solusi ini terasa masuk akal.
Efisiensi tinggi, jarak tempuh panjang, dan biaya bahan bakar yang ditekan jadi nilai jual utama.
Tantangan Infrastruktur dan Layanan
Meski menjanjikan, tantangan terbesar tetap pada edukasi pasar dan kesiapan infrastruktur pengisian daya.
Tidak semua wilayah memiliki akses pengisian listrik yang memadai.
Namun berdasarkan pengalaman Wuling di segmen EV, jaringan purna jual dan strategi harga kompetitif bisa menjadi kunci.
Jika dikelola dengan baik, SUV ini berpotensi mengubah peta persaingan di kelasnya.
Perkiraan Spesifikasi Utama
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Tipe Mesin | 1.5L bensin + motor listrik |
| Teknologi | Plug in Hybrid |
| Mode Listrik | Hingga 125 km |
| Konsumsi BBM | Klaim 18,8 km per liter |
| Jarak Tempuh Total | Hingga 1.100 km |
| Perkiraan Harga | Sekitar Rp140 jutaan |
Dengan kombinasi harga terjangkau dan teknologi hybrid, SUV baru Wuling ini berpeluang besar menarik minat keluarga Indonesia.
Jika spesifikasi dan harga akhirnya sesuai, mobil ini bisa menjadi pilihan rasional di tengah naiknya harga BBM.
Menurut Anda, apakah SUV hybrid Rp140 jutaan ini cukup menarik untuk menggantikan mobil bensin konvensional? (fadila)
Editor : Fadila An Naila