RadarMadura.id — Samsung Galaxy S26 Series dipastikan menjadi pembuka persaingan smartphone awal 2026.
Samsung menyiapkan tiga model sekaligus, yakni lini flagship Galaxy S26 Series serta dua ponsel kelas menengah Galaxy A57 dan Galaxy A37 untuk pasar global, termasuk Indonesia.
Langkah agresif ini menegaskan strategi Samsung yang ingin menguasai semua segmen.
Mulai dari pengguna premium pencari performa maksimal hingga konsumen rasional yang mengutamakan kamera, daya tahan, dan dukungan software jangka panjang.
Menurut analisis kami, peluncuran Samsung Galaxy S26 Series akan menjadi etalase teknologi tertinggi Samsung pada 2026.
Fokus utamanya ada pada peningkatan kamera generasi baru dan performa prosesor yang dioptimalkan untuk kecerdasan buatan. Kombinasi ini penting untuk fotografi malam hari dan fitur AI yang semakin sering dipakai harian.
Dari sisi performa, Galaxy S26 Series diproyeksikan membawa lonjakan signifikan dibanding pendahulunya.
Optimalisasi AI bukan sekadar gimmick, melainkan mendukung pengolahan foto, efisiensi baterai, hingga produktivitas kerja. Ini relevan bagi pengguna profesional dan kreator konten mobile.
Di kelas menengah, Samsung Galaxy A57 dan Samsung Galaxy A37 hadir sebagai tulang punggung penjualan.
Samsung tampak serius menurunkan fitur flagship ke segmen yang lebih terjangkau. Strategi ini cukup berani mengingat kompetitor di kelas harga yang sama semakin agresif.
Galaxy A37 menjadi sorotan karena bocoran spesifikasinya terbilang solid. Chipset Exynos 1480 dengan RAM 8GB dipadukan layar AMOLED 6,7 inci 120Hz.
Spesifikasi ini terasa relevan untuk pengguna aktif, mulai dari scrolling media sosial hingga gaming kasual.
Untuk kebutuhan fotografi, Galaxy A37 membawa kamera utama 50MP yang disokong lensa ultrawide dan makro. Kamera depan 12MP sudah memadai untuk video call dan konten media sosial. Bagi pengguna sehari-hari, kualitas ini tergolong aman dan konsisten.
Daya tahan juga menjadi nilai jual utama. Baterai 5.000mAh dengan pengisian cepat 45W memungkinkan ponsel dipakai seharian tanpa khawatir.
Ini krusial bagi pekerja lapangan, driver ojek online, atau mahasiswa dengan mobilitas tinggi.
Dari sisi desain, Galaxy A57 dan A37 mengusung modul kamera berbentuk pil dengan bezel lebih tipis.
Bingkai metal, bodi kaca, serta sertifikasi IP68 memberi rasa premium yang jarang ditemui di kelas menengah. Secara visual, keduanya tampak naik kelas.
Baca Juga: HP Terbaik untuk Content Creator 2026, Kamera Sinematik hingga 200MP yang Paling Layak Dibeli
Perangkat lunaknya tak kalah menarik. Samsung menyiapkan Android 16 dengan One UI 8.0 atau 8.5.
Dukungan update hingga tujuh tahun menjadi nilai tambah besar bagi konsumen yang ingin ponsel awet dan relevan dalam jangka panjang.
Dilihat dari strateginya, Samsung ingin mengunci konsumen sejak awal 2026.
Kombinasi flagship kuat dan mid-range agresif membuat persaingan semakin ketat. Pasar Indonesia berpotensi menjadi salah satu yang paling panas.
Tabel Spesifikasi Utama Galaxy A37
| Spesifikasi | Samsung Galaxy A37 |
|---|---|
| Layar | AMOLED 6,7 inci FHD+ 120Hz |
| Prosesor | Exynos 1480 |
| RAM | 8GB |
| Penyimpanan | 128GB, 256GB |
| Kamera Belakang | 50MP utama, 8MP ultrawide, 5MP makro |
| Kamera Depan | 12MP |
| Baterai | 5.000mAh |
| Pengisian Daya | Fast charging 45W |
| Sistem Operasi | Android 16, One UI 8 |
Kesimpulannya, Samsung Galaxy S26 Series jelas untuk pemburu teknologi terbaik, sementara Galaxy A57 dan A37 sangat layak dilirik di kelas menengah.
Menurut kami, ini Buy untuk pengguna yang mengutamakan kamera, daya tahan, dan update panjang.
Menurut Anda, mana yang paling menarik untuk dibeli di 2026, Galaxy S26 atau justru Galaxy A37? ***
Editor : Hasan Bashri