Kehadirannya menandai perubahan strategi Xiaomi.
Jika dulu dikenal agresif di harga, kini Xiaomi mulai percaya diri bermain di kelas flagship mahal dengan mengedepankan pengalaman fotografi hasil kolaborasi bersama Leica.
Baca Juga: 7 Smartphone Kamera Setara DSLR 2025, Hasil Foto Profesional Tanpa Bawa Kamera Berat
Arah Baru Xiaomi di Segmen Ultra Premium
Berbeda dari generasi sebelumnya, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition tampil lebih berani dalam membangun identitas.
Logo merah Leica kini terpampang jelas di bodi belakang.
Ini bukan sekadar kosmetik, melainkan penegasan bahwa kamera menjadi ruh utama perangkat ini.
Berdasarkan pantauan kami dari video hands on global, material rangka terasa solid dengan tekstur yang memberi grip lebih baik.
Untuk penggunaan harian di wilayah tropis seperti Madura yang panas dan lembap, desain ini terasa lebih aman digenggam tanpa takut licin.
Baca Juga: Mau Nonton Netflix dan YouTube Lebih Puas? Ini Daftar TV Android Terbaik untuk Rumah di Indonesia
Meski demikian, satu hal yang cukup disayangkan adalah absennya tombol shutter fisik.
Padahal, fitur tersebut sering menjadi nilai tambah bagi pengguna yang gemar memotret cepat layaknya kamera konvensional.
Cincin Zoom Haptic Jadi Pembeda
Sebagai gantinya, Xiaomi menyematkan cincin zoom haptic di modul kamera. Fitur ini memberi sensasi putaran mekanis saat melakukan zoom.
Dalam praktiknya, kontrol ini terasa intuitif dan cukup membantu ketika mengambil foto jarak jauh tanpa harus menggeser layar.
Hal ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang sering memotret acara keluarga, kegiatan luar ruangan, atau dokumentasi perjalanan tanpa ingin repot membawa kamera tambahan.
Adu Kamera dengan Vivo X300 Pro
Dalam pengujian awal yang dilakukan kanal global, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition dibandingkan dengan Vivo X300 Pro.
Hasilnya menunjukkan karakter kamera yang berbeda.
Pada aspek detail, Vivo terlihat sedikit lebih tajam.
Namun Xiaomi unggul dalam konsistensi warna yang tampak lebih alami terutama pada objek dengan dominasi warna kuning.
Untuk mode potret, Xiaomi menghasilkan efek blur yang lembut dan realistis.
Vivo cenderung terlalu agresif dalam pemrosesan sehingga tekstur wajah tampak kurang natural.
Di sisi video, transisi zoom hingga 15x pada Xiaomi terlihat mulus.
Pada zoom ekstrem di atasnya, gangguan visual mulai muncul.
Pengujian malam hari menunjukkan potensi besar meski objek bergerak masih perlu peningkatan ketajaman.
Layar Terang dan Performa Siap Kerja Berat
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition mengusung layar LTPO OLED datar 6,3 inci resolusi 1,5K dengan refresh rate 120Hz.
Tingkat kecerahan mencapai 3.500 nits membuat layar tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Dari sisi performa, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 memastikan ponsel ini sanggup menangani pengeditan foto resolusi tinggi hingga perekaman video tanpa hambatan berarti.
Berdasarkan pengalaman kami mencoba kelas chipset serupa, performa ini sudah lebih dari cukup untuk kebutuhan kreator konten harian.
Daftar Harga Xiaomi 17 Ultra Leica Edition
| Model | Harga Global | Perkiraan Rupiah |
|---|---|---|
| Xiaomi 17 Ultra Leica Edition | USD 995 | Rp16,7 juta |
Harga ini tercatat naik sekitar 10 persen dibanding generasi sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp15 jutaan.
Harga Naik Jadi Sinyal Perubahan
Kenaikan harga ini tidak berdiri sendiri.
Presiden Xiaomi Lu Weibing sebelumnya telah menyebut bahwa tekanan biaya komponen terutama RAM membuat harga flagship sulit dipertahankan.
Bahkan, kenaikan lebih besar diprediksi terjadi pada 2026.
Untuk pasar Indonesia, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition jelas menyasar pengguna yang menginginkan kualitas kamera terbaik tanpa terlalu mempersoalkan harga.
Xiaomi kini tidak lagi sekadar alternatif murah, melainkan pesaing langsung brand premium mapan.
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition memperlihatkan transformasi Xiaomi menuju merek flagship serius dengan fokus kuat pada kamera.
Harga memang naik, tetapi pengalaman fotografi yang ditawarkan terasa semakin matang.
Menurut Anda, apakah Xiaomi sudah pantas disejajarkan dengan flagship kamera termahal saat ini? (hasan)