Said Abdullah: Soekarno Run BWX Banyuwangi Ajak Anak Muda Hidup Sehat

Dafir. • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 07:40 WIB
Soekarno RUN BMW.
Soekarno RUN BWX.
 

BANYUWANGI
 — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar Soekarno Run BWX Banyuwangi pada 20 September 2026. Ajang olahraga tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi lari, tetapi juga menjadi medium untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno kepada generasi muda.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengatakan, olahraga lari dipilih karena memiliki simbol yang kuat dengan semangat perjuangan.

“Olahraga lari kami pilih sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno. Ada keberanian, kegigihan, persatuan, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai itu harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui aktivitas positif yang melibatkan masyarakat secara luas,” kata Said.

Menurut dia, setiap peserta lari dituntut untuk terus melangkah, menjaga ketahanan, dan berusaha mencapai garis finis dengan kekuatan sendiri. Semangat tersebut dinilai sejalan dengan api perjuangan yang ingin terus dihidupkan dari generasi ke generasi.

“Berlari memiliki simbol yang kuat dengan semangat perjuangan. Setiap peserta dituntut untuk terus melangkah, menjaga ketahanan, dan berusaha mencapai garis finis dengan kekuatan sendiri. Semangat seperti inilah yang ingin kami hadirkan sebagai representasi api perjuangan Bung Karno agar terus hidup dari generasi ke generasi,” ujarnya.

Soekarno Run BWX Banyuwangi juga mendapat minat luas dari masyarakat. Sejumlah atlet lari turut dijadwalkan ambil bagian, di antaranya Ricky Martin Simbolon, Daniel Simanjuntak, dan Immanuel Hutasoit.

Ajang tersebut menawarkan rute yang memadukan olahraga dengan potensi wisata Banyuwangi. Salah satu kawasan yang dilintasi peserta adalah Pantai Marina Boom.

Said menyebut, tren gaya hidup sehat juga semakin berkembang di kalangan anak muda. Berdasarkan riset Strava, partisipasi anak muda dalam klub lari di seluruh dunia meningkat hingga 59 persen. Di Indonesia, peningkatannya bahkan mencapai 83 persen.

Selain menjadi aktivitas fisik, olahraga juga berkembang sebagai ruang interaksi sosial. Riset tersebut menunjukkan satu dari lima anak muda Gen Z memiliki kecenderungan empat kali lebih besar untuk bersosialisasi ketika berolahraga dibandingkan saat melakukan aktivitas lainnya.

“Hal ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya lari, telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang untuk membangun interaksi sosial di kalangan anak muda,” kata Said.

Dorong Sport Tourism

Soekarno Run BWX Banyuwangi juga dirancang sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Timur. Kehadiran ribuan peserta diharapkan memberikan dampak berganda bagi perekonomian Banyuwangi.

Sebab, event olahraga berskala besar memiliki ekosistem ekonomi yang cukup luas. Peserta dan wisatawan membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, hingga berbagai kebutuhan selama berada di daerah penyelenggara.

“Perputaran ekonomi bagi masyarakat menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan event olahraga. Kami ingin Soekarno Run tidak berhenti sebagai kompetisi lari, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah tempat event ini diselenggarakan,” tutur Said.

Banyuwangi, lanjut dia, memiliki karakter kuat sebagai daerah dengan kekayaan destinasi wisata, budaya, dan sejarah. Karena itu, penyelenggaraan Soekarno Run diharapkan mampu mempertemukan olahraga dengan potensi budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif masyarakat.

Partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam gelaran tersebut. Soekarno Run terbuka untuk umum sehingga tidak hanya diperuntukkan bagi atlet maupun pelari berpengalaman.

“Kami mengajak masyarakat dengan tangan terbuka. Ajang ini terbuka untuk umum sehingga olahraga lari tidak hanya menjadi ruang bagi atlet maupun pelari berpengalaman, tetapi juga dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan,” jelas Said.

Panitia juga menyediakan kategori khusus pelajar. Informasi mengenai kategori lomba, pendaftaran, dan teknis penyelenggaraan telah dipublikasikan melalui media sosial resmi Soekarno Run Banyuwangi.

Said menyebut, Soekarno Run BWX Banyuwangi menyediakan total hadiah hingga Rp1 miliar, yang disebut sebagai salah satu hadiah terbesar untuk event lari sejenis.

Soekarno Run di Banyuwangi merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang direncanakan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Rangkaian kegiatan tersebut akan berlanjut hingga November 2026.

“Pada November mendatang, kegiatan kami pungkasi dengan acara lomba komedian se-Jawa Timur,” kata Said. (*)

Editor : Dafir.
fun run 2026 said abdullah DPD PDIP Jatim