16 Tim Berebut Tiket Final, BMS Zona Madiun Raya Bergulir Hari Ini, Sportivitas Jadi Harga Mati

Hera Marylia • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:46 WIB
UTAMAKAN SPORTIVITAS: Pemain dari tiga tim teratas turnamen BMS berfoto bersama pengurus DPD Partai Golkar di Malang Raya dan DPD Partai Golkar Jatim, Selasa malam (1/9). Zona Madiun bakal digelar di Gontor Mini Soccer, Ponorogo, Kamis (3/9). (DARMONO/JAWA POS RADAR MALANG)
UTAMAKAN SPORTIVITAS: Pemain dari tiga tim teratas turnamen BMS berfoto bersama pengurus DPD Partai Golkar di Malang Raya dan DPD Partai Golkar Jatim, Selasa malam (1/9). Zona Madiun bakal digelar di Gontor Mini Soccer, Ponorogo, Kamis (3/9). (DARMONO/JAWA POS RADAR MALANG)

PONOROGO, RadarMadura.id – Persaingan Bahlil Mini Soccer (BMS) bergeser ke Madiun Raya. Setelah SMAN 1 Tumpang menjuarai Zona Malang Raya usai membekuk SMK Brantas Karangkates 5-1 di final, Selasa (1/9) malam, kini giliran 16 tim SMA/SMK di Madiun Raya unjuk kemampuan.

BMS Zona Madiun Raya digelar di Gontor Mini Soccer, Ponorogo, mulai Kamis (3/9) hingga Jumat (4/9).

Penanggung Jawab BMS Zona Madiun Raya Atika Banowati mengatakan, persiapan telah dimatangkan sejak technical meeting dan pembekalan peserta.

"Alhamdulillah, respons anak-anak luar biasa. Mereka betul-betul merasa diwadahi dan diperhatikan," ujarnya Rabu (2/9).

Baca Juga: Lenovo ThinkTab 11S Datang Membawa Layar Tajam 2.5K, 4 Speaker Dolby Atmos dan Baterai 7.040 mAh

Atika menekankan sportivitas dan kondusivitas selama turnamen. Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini, kata dia, berpeluang menjadikan BMS sebagai agenda tahunan.

"Kalau nanti berjalan lancar dan kondusif, insyaallah akan dijadikan agenda tahunan oleh Partai Golkar," kata anggota DPRD Jatim tersebut.

Menurut Atika, turnamen itu sekaligus menjadi sarana merangkul generasi muda melalui kegiatan olahraga. Respons peserta selama rangkaian persiapan pun dinilainya positif.

"Begitu disentuh sedikit saja, ternyata mereka mengerti dan semangat. Ibaratnya, upaya kami ini tidak bertepuk sebelah tangan," ungkapnya.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Madiun Mashudi berharap turnamen tersebut menjadi wadah mengembangkan bakat sekaligus mempererat kebersamaan antarpelajar.

"Menang kalah itu hal biasa. Lawan kita saat bertanding, tetapi setelah pertandingan selesai mereka adalah sahabat dan teman," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Pacitan Lancur Susanto menilai mini soccer semakin digemari kalangan pelajar.

"Bahlil Mini Soccer menjadi wadah silaturahmi antarpelajar sekaligus adu prestasi yang sangat positif di bidang olahraga," katanya.

Baca Juga: Toyota dan Daihatsu Tak Tinggal Diam, Roomy serta Thor 2026 Hadir Membawa Fitur Keselamatan Baru

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Ngawi Imam Nasrulloh memasang target tinggi. Dia mengirim SMK PGRI 1 Ngawi dan SMAN 1 Widodaren.

"Kami membawa dua tim yang menurut kami cukup baik. Target kami tentunya juara," tegasnya.

Ketua DPD Golkar Magetan Didik Haryono dan Ketua DPD Golkar Kota Madiun Rizki Bagus Dinarwan juga menilai turnamen tersebut menjadi ruang positif bagi generasi muda mengembangkan prestasi nonakademik.

Sekadar diketahui, BMS Zona V bakal diawali laga ekshibisi DPD Golkar se-Madiun Raya melawan DPC PKB Ponorogo.

Setelah itu, SMAN 1 Ponorogo kontra SMAN 1 Dagangan menjadi laga pembuka persaingan antarpelajar. (sae/odi/gen/her/yan)

Editor : Hera Marylia
Bahlil Mini Soccer zona madiun raya sportivitas partai golkar