JOMBANG, RadarMadura.id – Kemandirian ekonomi pesantren menjadi salah satu gagasan yang dibawa PCNU Pamekasan dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum,Tambakberas, Jombang. Hal ini penting agar lembaga pendidikan Islam tersebut memiliki ketahanan ekonomi.
Ketua PCNU Pamekasan KH. Muchlis Nasir menilai, potensi ekonomi pesantren cukup besar untuk terus dikembangkan. Beragam unit usaha yang selama ini tumbuh di lingkungan pesantren perlu mendapat penguatan.
”Pesantren harus terus didorong agar semakin mandiri. Banyak potensi usaha yang bisa dikembangkan sesuai dengan karakter dan potensi masing-masing pesantren,” ungkap Kiai Muchlis.
Baca Juga: Kotak Suara Usulan AHWA Muktamar NU ke-35 Dipindah, Panlok Sebut Demi Keamanan
Salah satu yang turut didorong adalah pengembangan ekopesantren. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan ekonomi, tetapi juga membangun kesadaran pesantren terhadap pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Bagi PCNU Kota Gerbang Salam, penguatan program kemandirian pesantren membutuhkan dukungan dan sinergi berbagai pihak. NU ke depan diharapkan mampu menghadirkan program yang lebih konkret untuk memperkuat hal tersebut sekitar.
”Kalau usaha-usaha di pesantren ini dikelola dan dikembangkan dengan baik, pesantren akan semakin mandiri. Ini juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperkuat ekonomi warga Nahdliyin,” ujarnya. (lil)
Editor : Hendriyanto