Warga NU Asal Madura Ziarah ke Makam Mbah Wahab

Hera Marylia Damayanti • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 07:16 WIB
KENANG PERJUANGAN: Sejumlah warga nahdliyin berziarah ke makam salah satu inspirator pendiri dan penggerak NU serta Pahlawan Nasional RI, KH Abdul Wahab Chasbullah, dalam momentum muktamar ke-35, Kamis (27/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
KENANG PERJUANGAN: Sejumlah warga nahdliyin berziarah ke makam salah satu inspirator pendiri dan penggerak NU serta Pahlawan Nasional RI, KH Abdul Wahab Chasbullah, dalam momentum muktamar ke-35, Kamis (27/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

JOMBANG, RadarMadura.id – Kehadiran warga Nahdlatul Ulama (NU) asal Madura turut menyemarakkan pelaksanaan muktamar ke-35 di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada Kamis (27/8).

Salah satunya warga nahdliyin dari Kabupaten Pamekasan.

Meski tidak menjadi peserta muktamar, mereka tetap bersemangat untuk hadir ke lokasi acara di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.

Bahkan, para rombongan ibu-ibu Garda Bangsa itu juga menyempatkan berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri NU.

Baca Juga: PCNU Se-Madura Dorong Pengembangan Ekonomi Warga Nahdliyin, Suarakan Tata Niaga Garam dan Tembakau

"Kami berangkat Rabu (26/8) pukul 24.00. Sampai di sini pagi. Jumlah jemaah 50 orang, satu rombongan naik bus," ucap Romlah Somad.

Perempuan asal Kecamatan Pegantenan itu menyebut ziarah ke makam Mbah Wahab menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengenang jasanya yang telah meletakkan dasar perjuangan NU. Momen itu juga dimanfaatkan untuk

memanjatkan doa serta mengambil keteladanan dalam membangun dan membesarkan NU.

BERKACA-KACA: Wartawan JPRM saat mewawancarai Romlah Somad, warga nahdliyin Pamekasan, usai berziarah ke makam salah satu inspirator pendiri dan penggerak NU serta Pahlawan Nasional RI, KH Abdul Wahab Chasbullah, dalam momentum Muktamar Ke-35 NU, Kamis (27/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)
BERKACA-KACA: Wartawan JPRM saat mewawancarai Romlah Somad, warga nahdliyin Pamekasan, usai berziarah ke makam salah satu inspirator pendiri dan penggerak NU serta Pahlawan Nasional RI, KH Abdul Wahab Chasbullah, dalam momentum Muktamar Ke-35 NU, Kamis (27/8). (M. KHOLIL RAMLI/JPRM)

"Rencana sebenarnya juga mau ziarah ke Tebuireng. Sepertinya tidak bisa, karena waktu perjalanan tidak memungkinkan," ujarnya.

Bagi warga NU Madura, muktamar bukan sekadar forum organisasi.

Pertemuan lima tahunan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali komitmen perjuangan NU. 

Baca Juga: Maulid Nabi Jadi Momentum Pererat Silaturahmi, Ribuan Warga Hadir di Kediaman H Mukmin 

Dengan harapan, gagasan dan keputusan yang lahir dalam muktamar tetap berorientasi pada keberlanjutan perjuangan NU.

"Mudah-mudahan menghasilkan keputusan yang bisa membawa perubahan yang luar biasa kepada Nahdlatul Ulama," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris PCNU Sampang Hoirur Roziqin menyebut tidak mengetahui secara detail berapa warga nahdliyin Kota Bahari yang akan datang ke acara Muktamar Ke-35 NU.

Akan tetapi, beberapa MWC dari Sampang sudah berdatangan dan mampir istirahat di basis kamp PCNU Sampang.

"Seperti MWC Ketapang, Pengarengan, dan Mandangin. Sementara MWC yang lain masih dalam perjalanan menuju tempat muktamar di Jombang," ungkapnya. (lil/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
Muktamar Ke-35 NU makam Mbah Wahab Garda Bangsa Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas ziarah