SURABAYA, RadarMadura.id – DPD Partai Golkar Jawa Timur menggelar turnamen mini soccer antarpelajar SMA/sederajat se-Jawa Timur.
Berlangsung di 11 zona, turnamen bertajuk ”Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak” itu akan menjadi turnamen mini soccer terbesar di Jawa Timur.
Total akan ada 176 tim yang berlaga dengan jumlah pemain dan ofisial lebih dari 2.600 orang.
”Babak penyisihan kita gelar di 11 zona. Sedangkan babak final di Surabaya,” ujar Arif Fathoni, ketua pelaksana Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak DPD Partai Golkar Jawa Timur.
Baca Juga: Mekanisme Usulan AHWA Dapat Dibuat di Lokasi Pendaftaran Muktamar Ke-35 NU
Kesebelas zona itu masing-masing adalah zona 1 Malang, zona 2 Madiun, zona 3 Tulungagung, zona 4 Kediri, zona 5 Bojonegoro, zona 6 Mojokerto, zona 7 Surabaya, zona 8 Madura, zona 9 Probolinggo, zona 10 Jember, dan zona 11 Banyuwangi (wilayah dan jadwal masing-masing zona lihat tabel, Red).
Setiap zona mempertandingkan 16 tim yang berasal dari wilayah masing-masing. Adapun pelaksanaannya menggandeng Radar Grup Jawa Pos se-Jawa Timur.
Toni, panggilan akrabnya, mengatakan, turnamen ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-62 Partai Golkar yang jatuh 20 Oktober mendatang. Pelaksanaannya dimulai akhir bulan ini.
”Kickoff 31 Agustus 2026 di zona Malang,” kata lelaki yang juga wakil ketua DPRD Kota Surabaya ini.
Adapun final akan digelar di Surabaya pada 18-19 Oktober 2026. Final mempertemukan para juara di seluruh zona. Hadiahnya cukup besar.
Baca Juga: Pemkab Terima Hibah SPAM Tangkel, Bupati Lukman Optimistis Dapat Perluas Layanan
Total mencapai Rp 188,5 juta berupa uang pembinaan. Ada pula trofi, medali, dan sertifikat bertanda tangan ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur.
“Di final, para juara zona memperebutkan Piala Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia,” terangnya.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Ali Mufthi mengungkapkan, turnamen mini soccer ini merupakan bagian dari tanggung jawab partai untuk membina talenta-talenta muda di Jawa Timur.
Apalagi, sesuai undang-undang, parpol memang memiliki kewajiban untuk melakukan pendidikan politik. Termasuk di kalangan anak muda.
”Melalui turnamen ini, kami ingin menularkan semangat bahwa berpolitik itu mengasyikkan. Sesuai tagline Partai Golkar Jatim, Asyik Menuju Puncak,” ungkap alumnus Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang ini.
Ali mengakui, sebagian anak muda ada yang alergi berpolitik. Itu karena citra politik yang kurang bagus di mata mereka.
Baca Juga: Asus dan Xbox Bikin Gebrakan Lewat ROG Ally X20, Konsol Genggam Berbodi Transparan dengan Layar OLED
Padahal, setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban politik dalam kehidupan bernegara. Hak dan kewajiban itulah yang akan menentukan arah kehidupan bernegara.
Termasuk, lanjut Ali, implementasinya adalah lewat kebijakan-kebijakan di partai politik. ”Anak muda bisa dan bahkan harus ikut menentukan kebijakan negara. Karena pemilik masa depan negara ini adalah mereka,” tandasnya.
Menurut Ali, melalui turnamen ini, para peserta akan dilatih untuk membangun dan menjaga soliditas untuk bersama-sama mencapai puncak prestasi.
Selain itu, meski memiliki determinasi tinggi, mereka harus tetap menjunjung tinggi sportivitas. Nilai-nilai itulah yang ingin ditanamkan kepada mereka.
Ali menambahkan, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia punya kepedulian tinggi terhadap pembinaan prestasi anak muda.
Apalagi jika mereka mampu melampaui keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki.
”Pak Bahlil kan juga mempunyai background kehidupan yang penuh keterbatasan. Makanya beliau mendukung penuh turnamen ini,” pungkasnya. (*/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti