BPJS Kesehatan Permudah Layanan Digital JKN, Peserta Tak Perlu Datang ke Kantor

Hendriyanto • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 18:29 WIB
 Kuswadi, peserta JKN asal Kabupaten Sampang yang mendampingi istrinya menjalani perawatan di RS Sukma Wijaya Sampang.
Kuswadi, peserta JKN asal Kabupaten Sampang yang mendampingi istrinya menjalani perawatan di RS Sukma Wijaya Sampang.

SAMPANG, RadarMadura.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari perlindungan biaya pelayanan kesehatan hingga kemudahan mengakses layanan administrasi secara digital.

Berbagai inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan memungkinkan peserta mengurus kebutuhan kepesertaan kapan saja tanpa harus datang ke kantor.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, mengatakan JKN memberikan kepastian jaminan kesehatan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketika membutuhkan pelayanan medis. Menurutnya, peserta JKN yang berstatus aktif dapat memperoleh pelayanan kesehatan sesuai prosedur tanpa terbebani biaya pengobatan yang besar.

"Selain memberikan perlindungan biaya kesehatan, kami juga terus mempermudah akses layanan administrasi bagi peserta. Saat ini hampir seluruh layanan sudah dapat diakses secara online tanpa perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan," ujar Galih saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/7).

Baca Juga: Karapan Sapi Piala AHY Spektakuler, Berharap Terus Dilestarikan 

Galih menjelaskan peserta dapat memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengecek status kepesertaan, mengubah data, pindah fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), mengambil antrean online, hingga memperoleh berbagai informasi layanan. Selain itu, peserta juga dapat mengakses layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA di nomor 0811-8165-165 maupun Care Center 165.

"Kami berharap masyarakat semakin memanfaatkan layanan digital yang telah disediakan karena lebih praktis, cepat, dan mudah diakses. Dengan begitu, peserta dapat mengurus kebutuhan administrasi JKN tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari," tambahnya.

Manfaat Program JKN juga dirasakan Kuswadi, peserta JKN asal Kabupaten Sampang yang mendampingi istrinya menjalani perawatan di RS Sukma Wijaya Sampang. Ia mengatakan istrinya mengalami benjolan di leher sebelah kanan sehingga memutuskan memeriksakan kondisi tersebut menggunakan JKN.

Hasil pemeriksaan dokter dan USG menunjukkan benjolan tersebut merupakan kelenjar tiroid yang memerlukan tindakan operasi. Seluruh proses pelayanan hingga operasi berlangsung lancar dan ditanggung penuh oleh Program JKN.

"Alhamdulillah, operasi istri saya berjalan lancar dan tidak dipungut biaya sama sekali karena menggunakan JKN. Petugas rumah sakit juga sangat ramah serta membantu menjelaskan setiap proses pelayanan yang dijalani istri saya," ungkap Kuswadi.

Baca Juga: Rini, Warga Dusun Rampak Daya Puluhan Tahun Mengais Rezeki dengan Menganyam Tikar, Proses Pembuatan Butuh Waktu Dua hingga Tiga Hari

Kuswadi mengaku bersyukur telah menjadi peserta JKN karena tidak perlu memikirkan biaya operasi yang cukup besar. Ia berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas.

"Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang sudah membantu masyarakat seperti kami. Semoga BPJS Kesehatan semakin sukses dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan biaya kesehatan," tutup Kuswadi. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
Mobile JKN sampang layanan kesehatan bpjs kesehatan