RadarMadura.id — Musibah tragis mengguncang Kota Medan setelah sebuah rumah mewah di Komplek Grand Polonia mengalami ledakan hebat yang mengakibatkan korban jiwa. Peristiwa tersebut tidak hanya merenggut nyawa tiga orang, tetapi juga menyebabkan sejumlah korban lainnya mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis.
Hingga proses evakuasi selesai dilakukan, aparat kepolisian masih terus bekerja di lokasi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Sejumlah barang bukti telah diamankan, sementara pemeriksaan teknis melibatkan tim laboratorium forensik dan pihak terkait.
Baca Juga: Hanya 71 Persen Rumah di Madura Layak Huni, Said Abdullah Gerak Cepat Bantu Renovasi
Tiga Korban Meninggal Dunia Berhasil Dievakuasi
Seluruh proses evakuasi korban selesai pada Selasa petang sekitar pukul 18.00 WIB. Korban terakhir berhasil dikeluarkan dari reruntuhan bangunan sebelum langsung dibawa ke rumah sakit.
Berdasarkan data yang dihimpun aparat, terdapat tiga korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Mereka adalah Jesika yang merupakan istri pemilik rumah, kemudian Ros yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, serta Sinta yang diketahui sebagai pengasuh anak atau babysitter.
Ketiganya menjadi korban fatal akibat ledakan yang menghancurkan sebagian bangunan rumah.
Empat Orang Selamat dari Insiden
Selain korban meninggal dunia, terdapat empat orang yang berhasil selamat.
Mereka terdiri atas seorang balita perempuan berusia dua tahun berinisial J, Hasan yang merupakan orang tua pemilik rumah, seorang kurir bernama Yuda, serta seorang sopir yang identitasnya masih belum dipublikasikan.
Kondisi para korban selamat menjadi perhatian petugas medis setelah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Polisi Masih Selidiki Penyebab Ledakan
Hingga kini penyebab ledakan belum dapat dipastikan. Kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengamankan lokasi dan mengumpulkan berbagai barang bukti yang ditemukan di tempat kejadian.
Pemeriksaan juga mencakup rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi. Seluruh temuan tersebut akan dianalisis untuk merekonstruksi kronologi sebelum ledakan terjadi.
Selain itu, proses pemeriksaan teknis dilakukan bersama tim Laboratorium Forensik dan pihak PGN guna memastikan ada atau tidaknya unsur lain yang menjadi pemicu ledakan.
Investigasi Masih Berlangsung
Aparat kepolisian menegaskan bahwa seluruh kemungkinan masih didalami.
Pemeriksaan menggunakan peralatan khusus dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan tertentu yang berkaitan dengan penyebab ledakan.
Hasil analisis laboratorium nantinya akan menjadi dasar dalam menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.
Baca Juga: Ini Alasan Timnas Argentina Layak Tumbang dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Oleh karena itu, polisi mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak berspekulasi mengenai sumber ledakan sebelum investigasi selesai.
Peristiwa ini menjadi salah satu insiden paling serius yang terjadi di kawasan permukiman elite Kota Medan dalam beberapa waktu terakhir. Fokus utama aparat saat ini adalah menuntaskan penyelidikan secara menyeluruh sekaligus memastikan seluruh fakta terungkap berdasarkan hasil pemeriksaan ilmiah.
Editor : Hasan Bashri