MAKKAH, RadarMadura.id - Cuaca ekstrem di Kota Mekkah berdampak pada kesehatan jamaah haji asal Kabupaten Sampang. Buktinya, dua jamaah dari kloter 67 dirawat intensif di Rumah Sakit King Faisal.
Petugas Kesehatan Kloter 67 Andita Safitri Aulani menyampaikan, jemaah yang sedang dirawat di rumah sakit sedang masa pemulihan. Menurutnya, kondisinya perlahan mulai membaik.
”Kondisinya mulai membaik, dari ruang ICU sudah pindah ke rawat inap biasa,” katanya Senin (18/5).
Warga sampang yang dirawat itu yakni jamaah perempuan berinisial N dan jemaah laki-laki berinisial T. Jammah N dirujuk ke rumah sakit karena mengalami dihidrasi dan gangguan jantung. Kondisinya sempat tidak sadarkan diri.
”Alhamdulillah sekarang sudah sadar dan berkomunikasi dengan baik,” tuturnya.
Andita Safitri Aulani mengungkapkan, kesehatan N melemah saat pertama kali tiba di Kota Mekkah. Saat itu, N diketahui belum makan dan diduga kelelahan saat perjalanan dari tanah air.
”Baru sampai sekitar 20 menit langsung drop karna belum makan sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara, jamaah T dirawat karena mengalami sesak nafas. T merupakan CJH dari kelompok lanjut usia (lansia) dengan ketegori resiko tinggi (resti). Saat ini kondisinya dikabarkan telah membaik. ”Alhamdulillah sekarang mulai membaik,” paparnya.
Untuk mengontrol kesehatan jamaah yang lain, dirinya rutin melakukan visitasi. Yakni dengan memberikan sosialisasi kesehatan kepada jamaah. ”Bagi yang sakit, kami tetap pantau melalui aplikasi,” tukasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri