Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Yayasan As-Salman Stop Pendistribusi MBG, Indikasi Kendala Dana dari Pusat

Amin Basiri • Selasa, 18 November 2025 | 17:13 WIB
TUTUP: Dapur SPPG Yayasan As-Salman dalam kondisi ditutup kemarin (17/11).
TUTUP: Dapur SPPG Yayasan As-Salman dalam kondisi ditutup kemarin (17/11).

PAMEKASAN, RadarMadura.id -;Polemik pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Pamekasan kembali mencuat.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan As-Salman secara mendadak menghentikan pendistribusian paket MBG.

Keputusan ini menambah daftar buruk dan ketidakpastian pelaksanaan program MBG di Kota Gerbang Salam.

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya kendala dana dari pusat yang berdampak langsung pada proses distribusi di lapangan.

Salah satu sekolah yang terdampak adalah SMAN 2 Pamekasan. Kepala SMAN 2 Pamekasan Moh. Arifin membenarkan bahwa pihaknya tidak lagi menerima kiriman MBG kemarin (17/11).

Penghentian tersebut bersifat sementara karena pihak yayasan tekendala finansial.

Katanya dananya belum turun dari pusat, tekendala dana, kata Arifin kemarin.

Dia mengaku, informasi dari pihak SPPG yang disampaikan kepada sekolah, penghentian MBG hanya berlaku untuk pendistribusian kemarin.

Namun, pihak Yayasan As-Salman belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kelanjutan pendistribusian program tersebut.

Sampai kapan, kami tidak tahu juga. Jadi yang off kemarin (17/11), tidak tahu untuk selanjutnya seperti apa, sebutnya.

Dia menaruh harapan besar agar penghentian distribusi MBG dari Yayasan As-Salman tidak berlangsung lama. 

Sebab, sebanyak 1.026 murid sudah terbiasa menerima MBG setiap hari.

Program tersebut dinilai sangat membantu meringankan beban perekonomian para wali murid. 

 Sebenarnya bukan hanya di SMAN 2, tapi banyak. Satu SPPG kan mengampu banyak sekolah, ungkapnya.

Jawa Pos Radar Madura (JPRM) telah berupaya meminta konfirmasi langsung dari pihak pengelola Yayasan As-Salman.

Namun, saat mendatangi dapur produksi yang beralamat di Jalan Serkeser Utara, Buddagan, Kecamatan Pademawu, tidak tampak adanya aktivitas. 

Selain itu, media ini juga menghubungi Kepala Dapur SPPG As-Salman Ala Ahdiyani melalui pesan WhatsApp.

Namun, juga tidak menjelaskan secara detail. Maaf, dapat nomor saya dari mana? balasnya singkat. Setelah itu Ahdiyani tak lagi merespons.

JPRM ini juga berupaya menghubungi Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif dan Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Pademawu Syafri.

Namun, keduanya tidak merespons. Padahal nomor handphone yang digunakan dalam kondisi aktif. (lil/han)

Editor : Amin Basiri