RadarMadura.id - Antusiasme publik soal kemungkinan dibukanya pendaftaran CPNS 2026 tiba-tiba melonjak tajam dalam beberapa pekan terakhir.
Ribuan pencari informasi mulai berburu bocoran jadwal, formasi, hingga syarat pendaftaran, berharap pemerintah segera memberi sinyal jelas.
Lonjakan perhatian ini bahkan membuat kata kunci CPNS 2026 masuk deretan pencarian teratas nasional.
Baca Juga: Benarkah CPNS 2026 Dibuka Agustus Tahun Depan Kabar Terbaru Pemerintah Bikin Netizen Kaget
Pendaftaran CPNS sendiri selalu menjadi momen yang ditunggu jutaan pelamar di seluruh Indonesia.
Proses rekrutmen ini berada di bawah Badan Kepegawaian Negara bekerja sama dengan Kemenpan RB.
Biasanya hanya dibuka sekali dalam setahun, meski waktu pelaksanaannya sangat bergantung pada keputusan pemerintah.
Baca Juga: Sinyal Kuat! Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS 2026, Ini Bocoran dari BKN dan Kemenkeu
Sebagai gambaran, pada 2024 pemerintah membuka 250.407 formasi yang tersebar di 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah.
Momentum inilah yang membuat banyak orang bertanya apakah pola serupa akan terjadi menjelang 2026.
Namun apakah CPNS 2026 benar-benar segera dibuka
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh memberi penjelasan terbaru mengenai isu yang tengah ramai tersebut.
Ia menegaskan bahwa BKN masih melakukan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga sebelum mengambil keputusan apa pun.
“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian atau lembaga terkait,” ujar Zudan dalam keterangan resmi, Senin 6 Oktober 2025.
Ketika ditanya terkait kemungkinan jadwal pengumuman pendaftaran CPNS 2026, Zudan belum bisa memberi kepastian dan meminta masyarakat tetap menunggu pemberitahuan resmi pemerintah.
“Tunggu informasi resmi dari pemerintah ya,” tegasnya.
Kemenpan RB sebelumnya juga sudah pernah menanggapi isu serupa pada akhir September 2025. Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kemenpan RB, Mohammad Averrouce menyebut kabar pembukaan CPNS 2026 yang beredar saat itu tidak benar.
Menurutnya, pemerintah masih fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024 yang jumlah kebutuhannya mencapai 1,26 juta formasi, salah satu yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Pemerintah juga masih menuntaskan penataan tenaga non ASN hingga Oktober 2025.
Averrouce menjelaskan bahwa pembahasan rekrutmen CPNS 2026 masih membutuhkan kajian panjang, termasuk kesiapan anggaran negara, mekanisme teknis, serta koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Pengadaan CASN tidak hanya menjadi kebijakan Kemenpan RB, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan keuangan negara serta kesiapan Kementerian Lembaga dan Pemda,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi. Menurutnya, isu seputar CPNS kerap dimanfaatkan oleh oknum untuk modus penipuan.
“Masyarakat sebaiknya mencari informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah,” tegas Averrouce.
Hingga kini belum ada satu pun instansi pemerintah yang mengeluarkan pengumuman resmi mengenai jadwal pembukaan CPNS 2026.
Dengan masih panjangnya proses penyelesaian CASN 2024, peluang pembukaan CPNS 2026 dalam waktu dekat dinilai masih kecil.
Pemerintah menegaskan informasi valid hanya akan dirilis melalui kanal resmi BKN dan Kemenpan RB. (fadila)
Editor : Fadila An Naila