RadarMadura.id — Media sosial kembali digemparkan dengan kabar seputar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Kali ini, isu yang beredar menyebut bahwa pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS 2026 secara besar-besaran dengan jumlah formasi mencapai 400 ribu.
Unggahan tersebut ramai beredar di TikTok dan langsung menuai ribuan komentar dari warganet, terutama para pencari kerja.
Namun, benarkah kabar itu?
Pemerintah Belum Pastikan CPNS 2026
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memastikan isu tersebut tidak benar.
Pemerintah menegaskan bahwa saat ini fokus utama masih pada seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2024 yang jumlah kebutuhannya mencapai 1,26 juta formasi—angka terbesar dalam sepuluh tahun terakhir.
Artinya, kabar tentang pembukaan CPNS 2026 pada Agustus-September tahun depan belum dapat dipastikan.
Setiap rekrutmen ASN harus melewati kajian panjang, termasuk kesiapan anggaran negara hingga koordinasi antarinstansi.
Baca Juga: Update Resmi! Satu Bangunan Rusak di Sapudi Usai Gempa 6,5 M Guncang Sumenep
Waspada Hoaks CPNS yang Sering Jadi Modus Penipuan
Ramainya isu CPNS di media sosial kerap dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Kemenpan-RB mengingatkan agar masyarakat tidak gampang percaya dengan informasi yang beredar tanpa sumber resmi.
Pencari kerja diimbau selalu memantau situs resmi Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar terhindar dari jebakan oknum.
Rekrutmen yang Benar-benar Ada: Sekolah Kedinasan 2025
Meski CPNS reguler 2026 belum ada kepastian, pemerintah saat ini membuka jalur penerimaan melalui Sekolah Kedinasan 2025.
Sebanyak 3.252 formasi tersedia di tujuh lembaga, di antaranya IPDN, PKN STAN, STIS, STMKG, hingga Politeknik Perhubungan.
Seleksi ini sudah memasuki tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan akan diumumkan hasilnya pada akhir Agustus 2025.
Inilah jalur resmi yang bisa diikuti putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi aparatur sipil negara. (fadila)