RadarMadura.id — Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 diperkirakan menjadi salah satu rekrutmen terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Pemerintah berencana membuka sekitar 400.000 formasi untuk mengisi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga tenaga teknis.
Besarnya jumlah formasi tersebut tentu disambut dengan antusias oleh jutaan pelamar di seluruh Indonesia.
Namun, tingginya minat ini juga berarti persaingan akan semakin ketat, terutama di formasi populer seperti guru, tenaga administrasi, dan tenaga kesehatan umum.
Menariknya, ada sejumlah formasi dan instansi yang justru cenderung sepi peminat.
Padahal, formasi inilah yang sering kali memberikan peluang lebih besar bagi peserta yang ingin lolos seleksi.
Mengapa Formasi Sepi Peminat Bisa Jadi Keuntungan?
Formasi yang jarang dilirik biasanya memiliki tingkat persaingan rendah.
Ada beberapa alasan mengapa instansi atau jabatan tertentu tidak banyak diminati:
- Lokasi penempatan berada di daerah pelosok atau jauh dari kota besar.
- Pekerjaan menuntut keahlian teknis dan keterlibatan langsung di lapangan.
- Persyaratan kualifikasi yang lebih spesifik dibandingkan formasi umum.
Meski demikian, seleksi tetap harus dilalui secara ketat, mulai dari administrasi hingga ujian SKD dan SKB.
Instansi Pusat dan Daerah yang Cenderung Sepi Pelamar
Berdasarkan tren rekrutmen sebelumnya, beberapa instansi berikut kerap minim peminat:
Instansi pusat: Kemenko PMK, KemenPAN-RB, BRIN, BPIP, BNPT, Komnas HAM, Komisi Yudisial, Wantannas, MPR, hingga Badan Informasi Geospasial.
Instansi daerah: Pemkot Gorontalo, Pemkab Purworejo, Pemkab Bangli, Pemkab Bondowoso, Pemkot Tidore Kepulauan, Pemkab Pohuwato, Pemprov Sulawesi Barat, Pemkab Seram Bagian Barat, dan Pemprov Sulawesi Selatan.
Posisi Khusus dengan Peminat Terbatas
Selain instansi, beberapa jabatan teknis juga kerap hanya dilamar segelintir orang, di antaranya:
- Dosen Asisten Ahli di jurusan tertentu
- Pengelola laboratorium
- Pengelola grafik perjalanan kereta api
- Pengelola kelistrikan perkeretaapian
- Pemeriksa teknis dan laik jalan perkeretaapian
- Masinis III Kapal Kelas I
- Nakhoda Kapal Kelas III
Tips Memilih Formasi CPNS 2026
Agar peluang lolos semakin besar, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan calon peserta:
Lakukan riset lebih awal terkait instansi dan lokasi penempatan.
Sesuaikan formasi dengan keahlian serta latar belakang pendidikan.
Pertimbangkan formasi sepi peminat untuk mengurangi tingkat persaingan.
Fokus mempersiapkan materi ujian SKD dan SKB sesuai formasi yang dipilih.
Editor : Hasan Bashri