RadarMadura.id – Kabar mengenai pembukaan pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2025 semakin jelas arahnya.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan peluang dibukanya seleksi CPNS tahun ini hampir mustahil, mengingat waktu yang tersisa hanya tiga bulan dan hingga kini belum ada permintaan formasi dari instansi pemerintah.
Plt Deputi Bidang Penyelenggaraan Layanan Manajemen BKN, Aris Windiyanto, menegaskan keputusan final tetap berada di tangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Baca Juga: MenKeu Purbaya Yudhi Sadewa Alihkan Anggaran Tak Terserap untuk Tambahan Bansos PKH dan BPNT
Namun, secara logika, proses birokrasi yang panjang membuat pendaftaran CPNS 2025 tidak memungkinkan.
“Kalau tahun 2025, ini sudah akhir September, tinggal tiga bulan lagi. Proses usulan dan verifikasi formasi saja memakan waktu lebih dari sebulan. Jadi kemungkinan hanya sebatas penetapan formasi, bukan penerimaan,” jelas Aris dalam Forum Tematik Bakohumas BKN di Sentul, Jawa Barat, Rabu 24 September 2025.
Proses Panjang yang Tak Terkejar
Aris merinci, pengusulan formasi dari instansi membutuhkan waktu sekitar 15 hari.
Selanjutnya, verifikasi oleh Kementerian PANRB memakan waktu 15 hingga 20 hari, dan penetapan kebutuhan formasi membutuhkan tambahan waktu 10 hari.
Belum lagi tahapan internal di instansi yang rata rata butuh lima hari kerja.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH 2025 dengan NIK KTP, Besaran Dana, dan Panduan Daftar
“Dengan hitungan itu, sangat sulit CPNS 2025 bisa dibuka secara umum. Sampai hari ini pun belum ada satu pun usulan kebutuhan dari instansi,” katanya menegaskan.
Fokus ke 2026: Rekrutmen Besar untuk Fresh Graduate
Meski peluang CPNS 2025 nyaris tertutup, Aris menyampaikan harapan besar agar pemerintah membuka seleksi CPNS 2026 dengan formasi lebih luas, khususnya bagi lulusan baru.
Menurutnya, keberadaan rekrutmen CPNS sangat penting untuk menjaga kesinambungan organisasi di birokrasi.
Ia mengingatkan pengalaman moratorium CPNS sekitar lima tahun lalu yang menyebabkan terjadinya kesenjangan generasi dan minimnya calon pemimpin baru.
“Kalau tidak ada rekrutmen, akan ada gap generasi yang terlalu lebar. Kita berharap 2026 dibuka secara umum dan formasi untuk fresh graduate lebih banyak,” jelas Aris.
Catatan Penting Bagi Pencari Kerja
Dengan situasi ini, para pencari kerja disarankan untuk tidak hanya menunggu CPNS 2025. Fokus persiapan sebaiknya diarahkan ke seleksi tahun 2026, yang peluangnya jauh lebih besar.
Selain itu, penting untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BKN dan Kementerian PANRB, agar tidak terjebak pada kabar bohong atau spekulasi yang beredar di media sosial. (hasan)
Editor : Hasan Bashri