RadarMadura.id— Pemerintah diperkirakan akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026.
Kabar ini menjadi angin segar setelah pada 2025 pemerintah memastikan tidak ada penerimaan CPNS karena fokus menyelesaikan seleksi CASN 2024 dan penataan tenaga non-ASN.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sejumlah sinyal menunjukkan peluang besar dibukanya formasi CPNS tahun depan.
Estimasi awal menyebutkan jumlah formasi yang tersedia bisa mencapai 300.000 hingga 400.000 posisi di berbagai instansi pusat maupun daerah.
Formasi Khusus Lulusan SMA/SMK
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah adanya formasi CPNS 2026 yang diperkirakan dapat dilamar oleh lulusan SMA atau SMK sederajat.
Bahkan, beberapa posisi menawarkan gaji yang terbilang tinggi, mencapai Rp10 juta per bulan.
Berikut perkiraan formasi CPNS 2026 untuk lulusan SMA dengan potensi gaji menarik:
-
Penjaga Tahanan Kejaksaan Agung
Gaji berkisar Rp5,66 juta hingga Rp7,06 juta per bulan. -
Penjaga Tahanan Kementerian Hukum dan HAM
Gaji sama dengan formasi di Kejaksaan Agung, yaitu Rp5,66 juta hingga Rp7,06 juta per bulan. -
Penata Laksana Penyehatan Lingkungan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)
Gaji diperkirakan berada pada rentang Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan. -
Pemadam Kebakaran Otorita IKN
Gaji juga berkisar Rp5 juta hingga Rp10 juta per bulan.
Formasi tersebut memberikan peluang besar bagi lulusan SMA untuk memperoleh pekerjaan tetap dengan pendapatan yang kompetitif, bahkan setara atau lebih tinggi dibandingkan standar upah minimum di sejumlah daerah.
Komitmen Pemerintah
Prediksi pembukaan CPNS 2026 menunjukkan konsistensi pemerintah dalam memperkuat kebutuhan aparatur sipil negara.
Penempatan tenaga baru diharapkan dapat mendukung pembangunan nasional, termasuk proyek strategis seperti Ibu Kota Nusantara.
Meski demikian, calon pelamar tetap perlu menunggu pengumuman resmi terkait formasi, syarat, dan jadwal seleksi yang akan ditetapkan pemerintah.
Dengan jumlah peminat yang selalu tinggi, persiapan sejak dini menjadi kunci untuk meningkatkan peluang lolos seleksi. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila