RadarMadura.id— Pemerintah kembali menyalurkan lima program bantuan sosial (bansos) sekaligus mulai Jumat, 19 September 2025.
Pencairan ini dipastikan berlanjut hingga Desember 2025 dan ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang memenuhi syarat.
Jenis bantuan yang mulai cair meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 susulan bagi penerima yang sebelumnya belum mendapatkan dana.
Selain itu, Program Indonesia Pintar (PIP) juga kembali disalurkan untuk siswa yang belum menerima bantuan pendidikan ini.
Tak hanya itu, pemerintah memperpanjang distribusi bantuan beras sebanyak 20 kilogram per KPM hingga akhir tahun. Penyaluran beras dijadwalkan berlangsung mulai akhir September hingga Desember 2025.
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa) juga masuk dalam daftar pencairan. Program ini tetap dilanjutkan hingga Desember demi menjaga daya beli masyarakat desa di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Selain pencairan yang sudah berlangsung, pemerintah juga menyiapkan PKH dan BPNT tahap 4 yang akan didistribusikan pada periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang belum menerima tambahan bantuan atau “penebalan bansos” senilai Rp400 ribu, dana tersebut akan segera masuk ke rekening masing-masing.
Masyarakat penerima manfaat diimbau segera memeriksa saldo KKS maupun rekening bank untuk memastikan dana sudah masuk.
Verifikasi data kependudukan dan keaktifan status menjadi faktor penting agar bantuan benar-benar tersalurkan tepat sasaran.
Dengan adanya pencairan lima jenis bansos secara serentak, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga perlindungan sosial dan memastikan kelompok rentan tetap mendapatkan dukungan hingga akhir tahun 2025. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila