RadarMadura.id— Rekrutmen TNI Angkatan Darat (AD) tahun 2025 resmi dibuka untuk beberapa jenjang, mulai dari Tamtama, Bintara, hingga Perwira Prajurit Karier (PK).
Antusiasme masyarakat untuk mendaftar sangat tinggi, namun setiap calon wajib memperhatikan aturan, khususnya mengenai batas umur. Ketentuan ini ditetapkan agar calon prajurit memiliki kesiapan fisik dan mental yang sesuai dengan standar TNI.
Jadwal Pendaftaran TNI AD 2025
Gelombang pendaftaran dibuka secara bertahap. Untuk Bintara Gelombang 2 dan Tamtama Gelombang 3, pendaftaran berlangsung sejak 11 September 2025 dan akan ditutup setelah kuota terpenuhi. Sementara itu, jalur Perwira PK dibuka mulai 19 September hingga 25 Oktober 2025.
Dengan jadwal ini, masyarakat memiliki waktu terbatas untuk melengkapi berkas dan memastikan syarat usia sesuai dengan ketentuan.
Batas Umur TNI AD 2025
Batasan umur dalam seleksi TNI AD 2025 berbeda-beda berdasarkan golongan.
-
Bintara Gelombang 2
-
Usia minimal: 17 tahun 10 bulan
-
Usia maksimal: 24 tahun 0 bulan
-
Berlaku pada saat pembukaan pendidikan 13 November 2025
-
-
Tamtama Gelombang 3
-
Usia minimal: 17 tahun 10 bulan
-
Usia maksimal: 24 tahun 0 bulan
-
Berlaku pada saat pembukaan pendidikan 11 Desember 2025
-
-
Perwira PK
-
Maksimal 28 tahun untuk lulusan D4/S1
-
Maksimal 30 tahun untuk S1 Profesi dan S2
-
Berlaku pada saat pembukaan pendidikan pertama (Dikma)
-
Dari ketentuan ini, calon berusia 27 tahun masih bisa mengikuti seleksi Perwira PK, namun tidak bisa lagi mendaftar untuk jalur Bintara maupun Tamtama karena batas atasnya hanya 24 tahun.
Syarat Lain Masuk TNI AD 2025
Selain batas umur, calon prajurit juga wajib memenuhi sejumlah syarat lain yang berbeda menurut jenjang pendaftaran.
-
Bintara 2025 Gelombang 2
-
Tinggi badan minimal 163 cm
-
Lulusan SMA/MA/SMK atau setara dengan nilai rata-rata minimal sesuai tahun kelulusan (65–70)
-
Belum menikah dan sanggup tidak menikah hingga dua tahun setelah pendidikan
-
Tidak bertato, tidak bertindik, sehat jasmani dan rohani
-
-
Tamtama 2025 Gelombang 3
-
Tinggi badan minimal 158 cm
-
Pendidikan terakhir minimal SMA/MA/SMK atau setara
-
Belum menikah dan sanggup tidak menikah hingga dua tahun setelah pendidikan
-
Sehat jasmani, rohani, dan tidak berkacamata
-
-
Perwira PK 2025
-
Tinggi badan minimal pria 163 cm dan wanita 157 cm
-
Lulusan minimal D4/S1 sesuai jurusan yang dibutuhkan TNI
-
IPK minimal 2,80–3,00 tergantung akreditasi kampus
-
Belum menikah, kecuali untuk jurusan kedokteran dengan aturan tertentu
-
Sehat jasmani, rohani, bebas narkoba, dan bersedia menjalani ikatan dinas selama 10 tahun
-
Pentingnya Memperhatikan Aturan Usia
Aturan batas usia ini menjadi salah satu seleksi awal yang mutlak dipatuhi. Calon yang tidak memenuhi syarat umur otomatis gugur meskipun memiliki kualifikasi pendidikan, fisik, atau prestasi yang baik.
Oleh karena itu, penting bagi pendaftar untuk menghitung usia tepat pada tanggal pembukaan pendidikan, bukan hanya saat mendaftar.
Rekrutmen TNI AD 2025 membuka kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengabdi pada negara. Namun, syarat usia tetap menjadi gerbang utama yang tidak bisa ditawar.
Untuk jalur Bintara dan Tamtama, usia maksimal adalah 24 tahun, sementara jalur Perwira PK memberi peluang lebih luas dengan batas hingga 28–30 tahun.
Bagi masyarakat yang berminat, sebaiknya segera mempersiapkan dokumen, menjaga kondisi fisik, serta memahami seluruh aturan agar peluang lolos semakin besar. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila