Untuk Buka CPNS 2025, Pemerintah Percepat Pengangkatan CASN 2024, CPNS Diangkat Paling Lambat Juni 2025 dan PPPK Oktober 2025

Hasan Bashri • Dipublikasikan Kamis, 4 September 2025 | 02:29 WIB

Penyerahan SK  Secara Simbolis PPPK dan CPNS  yang telah dinyatakan lolos.
Penyerahan SK Secara Simbolis PPPK dan CPNS yang telah dinyatakan lolos.

RadarMadura.id – Pemerintah resmi mempercepat proses pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024.

Dalam kebijakan terbaru, pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ditargetkan selesai paling lambat Juni 2025, sementara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I dan II akan dituntaskan paling lambat Oktober 2025.

Keputusan percepatan ini diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2025: Pemerintah Pastikan Dibuka, Formasi Masih Menunggu Persetujuan Presiden

Percepatan Proses Pengangkatan CASN

Pengangkatan CASN dipercepat, yaitu CPNS diselesaikan paling lambat Juni 2025, sedangkan PPPK seluruhnya paling lambat Oktober 2025.

"Penyelesaian pengangkatan ini dilakukan sesuai kesiapan masing-masing kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam memenuhi persyaratan,” ungkap Prasetyo.

Ia menegaskan, percepatan ini bukan hanya soal jadwal teknis, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga meritokrasi rekrutmen ASN.

Prasetyo meminta seluruh instansi segera melakukan analisis dan simulasi agar penataan berjalan tanpa hambatan.

Baca Juga: Formasi CPNS 2025 Resmi Dibuka, Persaingan Diprediksi Lebih Ketat dari Tahun Sebelumnya

Komitmen Menyelesaikan Penataan Non-ASN

Rekrutmen CASN tahun 2024 merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN yang sudah berlangsung sejak 2005.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, penataan ini harus segera dirampungkan.

“Kebijakan penataan non-ASN tahun ini merupakan afirmasi terakhir. Selanjutnya, pengangkatan ASN hanya akan dilakukan melalui jalur rekrutmen normal sesuai peraturan perundang-undangan,” tegas Prasetyo.

Presiden juga menekankan bahwa menjadi ASN adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar membuka lapangan pekerjaan.

“Rekrutmen pengangkatan ASN dilakukan untuk memastikan pelayanan publik yang optimal dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” pungkasnya.

Penyesuaian Jadwal dan Dinamika di Lapangan

Menteri PANRB Rini Widyantini menjelaskan, sebelumnya pengangkatan CPNS direncanakan Oktober 2025 dan PPPK pada Maret 2026.

Namun, setelah analisis ulang, simulasi, dan koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta instansi terkait, pemerintah berhasil menemukan mekanisme percepatan.

“Alhamdulillah, pemerintah menemukan formula percepatan, dan Presiden menyambut baik langkah ini. Arahan beliau sangat jelas, yakni berpihak pada rakyat dan CASN,” ujar Rini.

Rini menegaskan, kini kementerian, lembaga, dan pemda harus segera menindaklanjuti kebijakan ini dengan menyusun rencana detail pengangkatan, termasuk melakukan simulasi sesuai kesiapan masing-masing instansi.

Baca Juga: 400 Ribu Kursi Kosong Jadi Rebutan, Kapan Formasi CPNS 2025 Resmi Dibuka?

Langkah Besar untuk ASN dan Masyarakat

Kebijakan percepatan pengangkatan CASN 2024 ini dinilai sebagai langkah besar pemerintah untuk memberikan kepastian kepada CPNS dan PPPK yang telah lolos seleksi.

Selain itu, langkah ini juga akan memperkuat tata kelola birokrasi dan memastikan pelayanan publik berjalan lebih optimal.

Dengan percepatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat segera menuntaskan proses administrasi dan persyaratan teknis agar pengangkatan ASN dapat berjalan sesuai jadwal terbaru.

Pemerintah menekankan, komitmen penuh telah diberikan, kini saatnya instansi di pusat dan daerah bergerak cepat untuk mewujudkannya. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
pengangakatan cpns pppk