Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Demo Mahasiswa 29 Agustus 2025: BEM UI dan BEM SI Turun ke Jalan, Long March Menuju Polda Metro Jaya Soroti Represif Aparat

Hasan Bashri • Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:57 WIB

Poster Resmi seruan Aksi BEM SI
Poster Resmi seruan Aksi BEM SI

RadarMadura.id  – Gelombang demonstrasi diperkirakan kembali memadati ruas jalan ibu kota pada Jumat 29 Agustus 2025.

Seruan aksi terbaru datang dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang menyebar luas melalui media sosial.

Dalam undangan digital yang beredar, mahasiswa mengajak masyarakat ikut mengawal perjuangan mereka.

Baca Juga: Ternyata Bukan Massa Aksi Pendemo, Driver Ojol Affan Kurniawan Tewas Usai Dilindas Rantis Brimob

Aksi dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di kawasan Polda Metro Jaya.

Dalam selebaran digital yang viral di platform X, tercantum identitas Badan Eksekutif Mahasiswa UI (BEM UI 2025) lengkap dengan barcode sebagai penanda.

Tidak hanya mahasiswa UI, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) juga mengumumkan agenda serupa.

Mereka menargetkan titik kumpul awal di sekitar FX Sudirman, lalu melakukan long march menuju gedung Polda Metro Jaya pada waktu yang sama.

Isu yang diangkat kali ini menyoroti dugaan tindakan represif aparat terhadap masyarakat dalam sejumlah aksi sebelumnya.

Menurut pantauan berbagai sumber, massa yang hadir diperkirakan cukup besar sehingga potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Sudirman hingga Semanggi tak bisa dihindarkan.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Kembali Digelar di Jakarta Hari Ini, Titik Aksi di Polda Metro Jaya

Aksi Mahasiswa dan Pola Gerakan Politik

Fenomena aksi ini menegaskan bahwa mahasiswa masih memegang peran sentral sebagai motor penggerak opini publik.

Sejak era 1966, 1998, hingga berbagai gelombang protes kontemporer, kampus dan gerakan mahasiswa sering menjadi lokomotif perubahan.

BEM UI maupun BEM SI, dalam catatan sejarah politik Indonesia, kerap berada di garis depan ketika isu kebebasan sipil, keadilan sosial, dan kritik terhadap pemerintah mencuat.

Aksi hari ini juga memperlihatkan pola baru gerakan mahasiswa yang memanfaatkan media sosial sebagai ruang mobilisasi.

Seruan digital dengan barcode identitas organisasi menjadi strategi komunikasi yang lebih cepat menjangkau massa luas, sekaligus simbol adaptasi gerakan mahasiswa dengan era teknologi.

Baca Juga: DAFTAR LENGKAP Instansi yang Sudah Umumkan Jadwal Seleksi & Formasi PPPK 2025

Potensi Dampak Politik

Meski tuntutan yang disuarakan berfokus pada tindakan represif aparat, demonstrasi ini berpotensi melebar menjadi kritik lebih luas terhadap kondisi demokrasi Indonesia.

Jika eskalasi massa membesar, pemerintah bisa menghadapi tekanan politik signifikan, terutama menjelang dinamika kebijakan besar yang sedang berjalan.

Pengamat politik menilai bahwa konsistensi mahasiswa dalam mengawal isu publik sering kali menjadi barometer kesehatan demokrasi.

Tekanan dari jalanan dapat memengaruhi agenda pemerintah maupun sikap legislatif, khususnya ketika isu yang diangkat mendapat simpati masyarakat.

Baca Juga: Demo Mahasiswa Diperkirakan Pecah Lagi di Jakarta Hari Ini, BEM UI dan BEM SI Turun ke Jalan

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan, meski detail jumlah personel dan rekayasa lalu lintas belum dipublikasikan.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Semanggi, hingga Polda Metro Jaya diimbau untuk mewaspadai potensi kemacetan dan mengatur perjalanan lebih awal.

Dengan latar sejarah panjang dan kondisi sosial politik yang terus bergerak, demonstrasi mahasiswa hari ini bukan hanya sekadar aksi jalanan, melainkan bagian dari denyut demokrasi yang akan selalu hadir di ruang publik Indonesia. (hasan

Editor : Hasan Bashri
#represif #bem si #aksi #demo #bem ui