Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kasubdit Ketenagakerjaan KemenagRI Kunjungi IBS PKMKK Pamekasan, Minta ASN Jaga Integritas

Amin Basiri • Senin, 25 Agustus 2025 | 16:13 WIB
AKRAB: Direktur IBS PKMKK Pamekasan Achmad Muhlis bercengkerama dengan Muhammad Aziz Hakim dan rombongan, Jumat (22/8).
AKRAB: Direktur IBS PKMKK Pamekasan Achmad Muhlis bercengkerama dengan Muhammad Aziz Hakim dan rombongan, Jumat (22/8).

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan mendapat kehormatan dengan kehadiran Kasubdit Ketenagaan Kemenag RI Muhammad Aziz Hakim, Jumat (22/8).

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi, berdiskusi mengenai isu-isu strategis, sekaligus memberikan motivasi kepada para santri.

Muhammad Aziz Hakim mengatakan, tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN) di Kemenag lebih berat dibanding kementerian lain.

Sebab, ASN Kemenag membawa nama besar agama. Sehingga, setiap pelanggaran yang dilakukan berpotensi menimbulkan citra buruk.

”Kalau ASN dari kementerian lain melakukan kesalahan, mungkin masyarakat bisa memaafkan. Tapi kalau ASN Kemenag yang melanggar, masyarakat akan menilai seolah-olah agama ikut tercoreng.

Maka, penting menjaga integritas serta marwah institusi Kemenag yang secara tidak langsung juga berarti menjaga kehormatan agama,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Aziz juga menyoroti langkah IBS PKMKK Pamekasan yang fokus pada pengembangan teknologi.

Dia memberikan apresiasi tinggi dan menyebut inisiatif tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa. Dia juga mengaitkan peran teknologi dengan ajaran agama.

Aziz berpendapat, perubahan besar di dunia saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh teknologi daripada tokoh agama.

Meski begitu, dia menegaskan bahwa peran tokoh agama sangat penting. Yakni, memastikan agar teknologi benar-benar digunakan demi kebaikan.

”Agama hadir sebagai pelengkap, agar kemajuan teknologi bisa menjadi sarana menuju kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Di hadapan para santri IBS PKMKK Pamekasan, Aziz turut memberikan pesan motivatif. Dia menganjurkan setiap santri bisa mendalami satu bidang hingga benar-benar ahli.

”Kalau kata pepatah, lebih baik mengetahui banyak hal dalam satu bidang daripada tahu sedikit di banyak bidang,” sambungnya.

Ditambahkan, masyarakat lebih membutuhkan seorang spesialis dibanding orang yang hanya tahu permukaan dari berbagai hal.

Pandangan ini juga sejalan dengan Kitab Ta’lim yang menekankan bahwa manusia tidak dituntut menguasai seluruh ilmu, melainkan fokus pada hal-hal pokok yang menjadi kebutuhan umat.

”Manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan. Dengan mendalami satu keahlian, seseorang dapat memberi manfaat bagi orang lain dan mampu bekerja sama tanpa terjebak pada sikap gengsi,” pungkasnya. (afg/yan)

Editor : Amin Basiri
#Kasubdit #IBS PKMKK #kemenag ri