Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dari Kelas Sepi Guru hingga Sekolah Rakyat, Rekrutmen PPPK 2025 Jadi Misi Penyelamatan Pendidikan

Hasan Bashri • Senin, 11 Agustus 2025 | 17:46 WIB

Penutupan Orientasi PPPK di lingkungan Pemkab Sampang.
Penutupan Orientasi PPPK di lingkungan Pemkab Sampang.

RadarMadura.id — Di sebuah sekolah dasar di ujung timur Indonesia, 30 anak duduk di kelas menunggu guru yang tak kunjung datang.

Kepala sekolah akhirnya masuk dan berkata, “Belajar mandiri dulu, gurunya sedang mengajar di kelas lain.” Situasi ini bukan kejadian langka—ini adalah potret nyata krisis guru di banyak daerah.

Kekurangan tenaga pendidik membuat satu guru sering merangkap mengajar beberapa mata pelajaran sekaligus, bahkan di kelas yang berbeda.

Baca Juga: CPNS 2025 Dipastikan Dibuka, Simak Jadwal, Syarat, dan Formasi yang Tersedia

Rekrutmen PPPK 2025: Lebih dari Sekadar Penerimaan ASN

Melihat daruratnya kondisi ini, pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada tahun 2025.

Tujuannya jelas, yaitu menutup celah kekurangan guru, terutama di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), serta memastikan setiap anak punya kesempatan belajar yang layak.

Prioritas untuk Pahlawan Pendidikan

Kelompok pertama yang menjadi prioritas adalah guru honorer lama yang telah puluhan tahun mengajar tanpa status tetap.

Terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), mereka dinilai paling siap karena sudah memahami kondisi sekolah dan siswanya.

“Ini bukan hanya tentang pekerjaan, ini penghargaan bagi mereka yang tetap mengabdi meski gaji minim dan status belum jelas,” kata pejabat Kemendikbudristek.

Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga BBM di Jawa Timur Awal Agustus 2025, Pertamax Kini Rp 12.200 per Liter

Lulusan PPG, Kesempatan Emas Menanti

Selain honorer lama, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) juga mendapat peluang besar. Meski baru memulai karier, mereka dibekali keterampilan mengajar yang memadai dan dapat langsung terjun mengisi kekosongan tenaga pendidik.

Mengisi Kursi Kosong di Mata Pelajaran Vital

Banyak sekolah di Indonesia masih kekurangan guru tetap untuk mata pelajaran penting seperti Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan Bahasa Inggris. Rekrutmen ini akan memprioritaskan pengisian kursi tersebut agar kualitas pembelajaran tidak lagi timpang.

Harapan Baru untuk Masa Depan Pendidikan

Dengan formasi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata daerah, pemerintah berharap rekrutmen PPPK 2025 menjadi momentum penting untuk pemerataan pendidikan.

Tak ada lagi anak yang belajar tanpa guru, dan tak ada lagi sekolah yang harus mengandalkan relawan untuk mengajar. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#guru #pppk #2025