RESMI DIBUKA! Rincian Formasi PPPK Badan Gizi Nasional 2025, Lulusan Gizi dan Kesehatan Wajib Cek Syarat Khususnya
Hasan Bashri• Rabu, 30 Juli 2025 | 02:57 WIB
Badan Gizi Nasional atau BGN saat melakukan siaran langsung
RadarMadura.id– Kabar yang ditunggu-tunggu oleh para pencari kerja di bidang gizi dan kesehatan akhirnya tiba.
Pemerintah secara resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga baru yang menjadi tumpuan program strategis nasional.
Pengumuman ini menjadi angin segar setelah dipastikannya peniadaan seleksi CPNS 2025, menjadikan rekrutmen di BGN sebagai salah satu dari tiga gerbang utama untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini.
Dengan total kuota mencapai 33.378 formasi, peluang bagi para profesional di bidang terkait terbuka sangat lebar.
Mengingat BGN memiliki tugas spesifik dalam pemenuhan dan pengawasan gizi, terdapat sejumlah kualifikasi dan syarat khusus yang wajib diperhatikan oleh calon pelamar, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang pendidikan gizi dan kesehatan.
Rincian Formasi yang Dibutuhkan
Meski pengumuman detail di portal SSCASN masih dalam proses finalisasi, berdasarkan keterangan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Formasi yang dibuka akan mencakup tenaga teknis di lapangan.
Jabatan-jabatan fungsional yang paling banyak dicari antara lain:
Ahli Pertama - Nutrisionis: Posisi ini akan menjadi tulang punggung dalam perencanaan dan evaluasi gizi.
Ahli Pertama - Penyuluh Pangan: Bertugas melakukan edukasi dan sosialisasi program gizi kepada masyarakat.
Ahli Pertama - Administrator Kesehatan: Mengelola aspek administrasi dari program-program kesehatan dan gizi.
Tenaga Teknis Sanitasi Lingkungan: Memastikan aspek kebersihan dan sanitasi dalam penyediaan makanan.
Jabatan Teknis Lainnya: Meliputi analis kebijakan, perencana, dan posisi pendukung lainnya.
Formasi ini akan disebar di seluruh wilayah Indonesia untuk mendukung implementasi program hingga ke tingkat kabupaten/kota.
Syarat Khusus yang Wajib Dicermati
Selain syarat umum seperti Warga Negara Indonesia (WNI) dan batas usia, pelamar wajib memperhatikan syarat khusus yang melekat pada setiap jabatan.
Kesalahan dalam memenuhi syarat ini dapat berakibat fatal pada tahap seleksi administrasi.
Beberapa syarat khusus yang perlu menjadi perhatian utama lulusan gizi dan kesehatan adalah:
Kualifikasi Pendidikan yang Sesuai: Pastikan jurusan Anda, baik itu S1 Gizi, D3 Gizi, S1 Kesehatan Masyarakat, atau lainnya, benar-benar linier dengan kualifikasi yang diminta oleh formasi jabatan.
Kewajiban Memiliki STR: Untuk jabatan fungsional kesehatan tertentu, seperti Nutrisionis, kepemilikan Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih aktif adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Pastikan STR Anda sudah terbit dan valid sebelum mendaftar.
Pengalaman Kerja Relevan: Beberapa posisi mungkin akan mensyaratkan pengalaman kerja minimal di bidang gizi, pangan, atau kesehatan masyarakat. Siapkan bukti pengalaman kerja Anda, seperti surat keterangan dari instansi sebelumnya.
Cara Mendaftar
Pendaftaran akan dilakukan secara terpusat melalui portal resmi SSCASN BKN.
Pelamar diimbau untuk memantau secara berkala portal tersebut untuk mengetahui jadwal pendaftaran dan alur seleksi secara detail.
Bagi para lulusan gizi dan kesehatan, ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan.
Segera siapkan semua dokumen yang diperlukan dan pastikan Anda memenuhi seluruh syarat khusus agar jalan Anda untuk menjadi ASN perintis di Badan Gizi Nasional berjalan mulus. (hasan)