RadarMadura.id – Masyarakat Indonesia yang menanti kabar seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2025 tampaknya harus lebih bersabar.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakrulloh, secara resmi mengonfirmasi bahwa hingga pertengahan tahun ini belum ada pembahasan terkait pelaksanaan seleksi CPNS maupun PPPK tahun 2025.
“Belum dibahas,” ujar Zudan saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai progres perekrutan CASN 2025.
Pernyataan ini menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian jadwal pembukaan pendaftaran CASN, termasuk rencana pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Baca Juga: Resmi Berlaku! Tunjangan Sertifikasi Guru 2025 Diatur Ulang, Ini Perbedaan Besar antara PNS dan PPPK
Fokus Penyelesaian CASN 2024
Zudan menjelaskan bahwa saat ini BKN masih fokus menyelesaikan proses pengangkatan CASN formasi 2024, yang menurutnya sudah hampir tuntas.
Hingga pertengahan Juli 2025, progres pengangkatan CPNS telah mencapai 98%.
“Itu sekitar 2%-an karena ada perbaikan usulan, ada yang meninggal dunia, dan juga kendala data,” imbuhnya.
Berdasarkan hasil Rapat Kerja bersama Komisi II DPR RI, isu utama yang sedang digarap oleh BKN adalah menyelesaikan seluruh proses administrasi dan validasi terkait formasi tahun sebelumnya agar tidak menimbulkan beban kerja tambahan di tahun anggaran berikutnya.
Baca Juga: Bisa Tembus Belasan Juta! Ini Rincian Gaji dan Tunjangan Guru PPPK Bersertifikasi di 2025
Apakah Seleksi CASN 2025 Akan Tetap Digelar?
Meskipun belum ada pembahasan resmi, berdasarkan pola rekrutmen ASN dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah biasanya membuka seleksi CPNS dan PPPK setidaknya sekali dalam dua tahun.
Pada tahun 2024, rekrutmen besar-besaran telah dilakukan dengan membuka lebih dari 2,3 juta formasi, sebagaimana diumumkan oleh Kementerian PAN-RB.
Adapun formasi tersebut mencakup guru, tenaga kesehatan, teknis fungsional, serta kebutuhan ASN untuk IKN.
Karena beban distribusi tersebut masih dalam tahap penyelesaian, banyak pihak menilai bahwa pemerintah kemungkinan akan menunda seleksi CASN 2025 hingga proses administrasi formasi 2024 benar-benar rampung.
Rencana Pemindahan ASN ke IKN Juga Masih Mandek
Selain seleksi CPNS 2025, Zudan juga menyampaikan bahwa belum ada perkembangan signifikan terkait pemindahan ASN ke Ibu Kota Nusantara.
Meskipun sebelumnya pemerintah menargetkan pemindahan tahap awal ASN dilakukan pada pertengahan 2024 hingga awal 2025, faktanya proses tersebut belum terealisasi sesuai rencana.
Hingga kini, infrastruktur dasar dan fasilitas penunjang bagi ASN di IKN masih dalam tahap konstruksi. Berdasarkan data Kementerian PUPR per Juni 2025, progres pembangunan kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP) baru mencapai 78%.
Kesimpulan: Siap-Siap, Tapi Jangan Berharap Terlalu Cepat
Dengan belum adanya pembahasan resmi dari BKN dan Kementerian PAN-RB, peluang dibukanya seleksi CPNS dan PPPK tahun 2025 masih belum pasti.
Para calon pelamar disarankan untuk terus memperbarui informasi melalui kanal resmi seperti website BKN.go.id, menyiapkan berkas administratif sejak dini, serta meningkatkan kompetensi melalui pelatihan daring atau bimbingan belajar seleksi ASN.
Jika seleksi dibuka pun, biasanya pemerintah memberikan waktu persiapan minimal 1–2 bulan sebelum masa pendaftaran dimulai. Maka dari itu, kewaspadaan terhadap informasi hoaks sangat penting untuk menghindari penipuan berkedok rekrutmen CPNS palsu. (hasan)
Editor : Hasan Bashri