KARANGASEM, RadarMadura.id – Executive Vice President (EVP) Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua, Nusa Tenggara, PT PLN (Persero) Ratnasari Sjamsuddin berkunjung ke lokasi proyek green energy Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Bali Timur. Dia didampingi General Manager PT PLN UIP JBTB I Njoman Surjana.
Kunjungan tersebut untuk meninjau dan memastikan proyek berjalan sesuai target, serta sesuai standar mutu yang telah ditetapkan. ”PLTS Bali Timur merupakan salah satu proyek strategis dalam mendukung program transisi energi nasional menuju bauran energi bersih. Kami berkomitmen proyek ini selesai tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ratnasari.
Proyek PLTS Bali Timur memiliki kapasitas 25 MWp. Lokasinya di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Keberadaan PLTS diharapkan dapat mengaliri listrik secara ramah lingkungan di wilayah Bali Timur, termasuk di Kabupaten Karangasem.
Proyek itu untuk mendukung target pemerintah guna mewujudkan net zero emission di 2060 mendatang. Proyek ini merupakan pembangunan kolaborasi antara PT PLN (Persero) UIP JBTB, PT Medco Power Indonesia (MPI), dan Solar Philippines (SP).
”Pembangunan PLTS Bali Timur diharapkan beroperasi semester pertama tahun ini. Agar dapat langsung memberikan listrik ramah lingkungan kepada masyarakat Bali dan memberikan keandalan sistem ketenagalistrikan di Pulau Bali.” ujar I Njoman Surjana.
Peninjauan yang dilakukan menjadi bukti PT PLN (Persero) tidak hanya mengutamakan pelayanan listrik. Tetapi, juga memegang peran aktif dalam mendukung pengembangan menuju energi terbarukan.
Transformasi PT PLN (Persero) menuju energi hijau diharapkan tidak hanya memberikan manfaat lingkungan. Tetapi, juga bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung Bali green energy. (*/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti