Waspada Smishing, BRI Ingatkan Nasabah untuk Menjaga Kerahasiaan Data Perbankan
Amin Basiri• Kamis, 20 Maret 2025 | 03:45 WIB
BRI Menghimbau bahaya Smishing, ingatkan masyarakat jaga kerahasiaan data
JAKARTA, RadarMadura id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengingatkan nasabah agar lebih berhati-hati terhadap smishing, modus penipuan yang semakin marak terjadi melalui pesan singkat (SMS).
Smishing adalah metode kejahatan digital di mana pelaku berusaha mencuri informasi perbankan dengan mengirim pesan yang menyerupai komunikasi resmi dari bank.
Bahkan, dalam beberapa kasus, pelaku menggunakan nomor yang mirip dengan layanan pelanggan bank untuk meyakinkan korban.
Menanggapi meningkatnya kasus penipuan ini, BRI mengimbau nasabah untuk selalu waspada terhadap pesan yang berisi pemberitahuan transaksi mencurigakan, permintaan verifikasi akun, atau tawaran hadiah.
Biasanya, pesan tersebut menyertakan tautan yang jika diklik, akan mengarahkan korban ke situs palsu yang dirancang menyerupai laman resmi bank.
Situs ini akan meminta informasi penting seperti nomor kartu, PIN, kode OTP, tanggal kedaluwarsa kartu, CVC/CVV, user ID, serta kata sandi.
Jika data tersebut diinput, pelaku dapat mengakses rekening nasabah dan melakukan transaksi tanpa izin.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha, menegaskan bahwa kejahatan siber terus berkembang dengan teknik yang semakin canggih.
Oleh karena itu, kewaspadaan serta literasi digital menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan transaksi perbankan.
"BRI terus memperkuat sistem keamanannya guna menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Kami juga mengajak nasabah untuk selalu berhati-hati dalam menerima pesan mencurigakan dan memastikan bahwa semua transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi BRI," ujar Arga.
Jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah disarankan untuk tidak menanggapi atau mengklik tautan yang disertakan.
Sebagai langkah pencegahan, aktifkan notifikasi transaksi melalui aplikasi BRImo, SMS, atau WhatsApp Resmi BRI untuk mendeteksi aktivitas yang tidak biasa.
Nasabah juga diingatkan agar tidak membagikan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi.
Jika terdapat indikasi bahwa informasi sensitif telah jatuh ke tangan yang salah, segera lakukan perubahan PIN atau kata sandi BRImo serta ATM.