BALI, RadarMadura.id – PT PLN (Persero) UIP JBTB menyelenggarakan program TJSL PT PLN (Persero) UIP JBTB tahun 2024.
Program tersebut berupa bantuan pembangunan TPS Desa Nyitdah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.
Acara penyerahan bantuan dihadiri Dian Hermansyah selaku Asman Komunikasi dan TJSL PLN UIP JBTB, Tim TJSL PLN UIP JBTB, Tim TJSL PLN UPP JBTB 4 Bali dan Dewa Putu Alit Arta, Perbekel Desa Nyitdah.
Senior Manager Perizinan Pertanahan dan Komunikasi selaku Kuasa General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB Eko Rahmiko menyampaikan, program TJSL PLN 2024 dilaksanakan di Desa Nyitdah.
Program induk bantuan lingkungan desa berdaya ini mengacu pada pilar pembangunan lingkungan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB) atau suistainable development goals (SDGS) 13, yaitu penanganan perubahan iklim.
”Bantuan TJSL PLN yang telah diberikan pada Desa Nyitdah berupa pembangunan 1 unit gudang sampah TPS Nyitdah dan pengadaan 1 unit gerobak listrik pengangkut sampah,” ujar Eko.
Bantuan prasarana dan sarana pengelolaan sampah diharapkan dapat mendukung program pemerintah desa untuk menanggulangi pencemaran lingkungan.
”Program PLN Peduli ini sebagai wujud kepedulian sosial dan lingkungan PT PLN (Persero) terhadap daerah ring 1 penyelesaian pekerjaan sertifikasi aset SUTT 150 kV Celukan Bawang–Kapal,” papar Eko.
Asman Komunikasi dan TJSL PLN UIP JBTB Dian Hermansyah mengatakan, pemberian bantuan program TJSL di Desa Nyitdah ini dilatarbelakangi kondisi TPS yang belum memiliki prasarana dan sarana yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan.
Perbekel Desa Nyitdah Dewa Putu Alit Arta mengucapkan terima kasih pada PT PLN (Persero) UIP JBTB atas program TJSL PLN Peduli. Yakni, berupa pemberian bantuan pembangunan TPS Desa Nyitdah.
”Dari sinergisitas tinggi dan kolaborasi yang baik antara PLN UIP JBTB dan Pemerintah Desa Nyitdah mampu menumbuhkan citra positif PLN sebagai BUMN yang peduli terhadap upaya penanggulangan pencemaran lingkungan akibat timbunan sampah,” tutup Dewa. (*/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta