SAMPANG, RadarMadura.id - Sosok mantan Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa sangat dekat dengan masyarakat Madura. Mayoritas warga Nahdliyin di Pulau Garam ini berharap Khofifah bisa meneruskan kembali memimpin Provinsi Jawa Timur melalui Pilkada 2024.
Salah satunya disampaikan Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sampang KH. Syafi'uddin Abdul Wahid. Dia menyebut, mayoritas masyarakat NU di Madura menginginkan Khofifah sebagai Gubernur Jatim. Keinginan besar tersebut turut juga hadir khususnya dari kalangan para kiai-kiai Nahdlatul Ulama (NU).
"Karena masyarakat dan para kiai menganggap kepemimpinan Ibu Khofifah berhasil. Hubungan antara kiai dan masyarakat baik, Ibu Khofifah mau turun ke bawah," ujar Kiai Syafi’, Selasa (10/9).
Menurut dia Khofifah pada periode 2019-2024 berhasil menghadirkan banyak kemajuan besar. Oleh karenanya dia menilai, Khofifah mampu membawa Jatim semakin lebih maju dan mampu bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Kiai Muchlis Nilai Denyut Hati Masyarakat Jawa Timur Hanya Tertuju untuk Menangkan Khofifah-Emil
Disebutkan Kiai Syafi', Khofifah bersama wakilnya Emil Elestianto Dardak pada periode pertama banyak merealisasikan kebijakan yang semakin mendorong kemajuan besar. Terutama dengan peningkatan kesejahteraan melalui desa mandiri.
Lantaran di bawah komando Khofifah-Emil membuktikan diri menjadi provinsi dengan banyak desa mandiri. Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2023, Jatim dinobatkan sebagai provinsi dengan desa mandiri terbanyak se-Indonesia.
Tercatat Khofifah berhasil membangun desa mandiri di berbagai pelosok wilayah Jawa Timur dengan rincian, 2.800 desa dengan status mandiri, 3.674 desa maju, dan 1.247 desa dengan status berkembang.
Baca Juga: Dukung Penuh Khofifah-Emil, Pengasuh Ponpes Al-Amien Prenduan: Kita Doakan Bersama
Lanjutnya dia menyebut, sejumlah pencapaian demikian, dia menambahkan, tentu tidak ada lagi keraguan dari masyarakat dan para kiai untuk ikut bersama Khofifah. Turut berkontribusi bangun Jatim ke depan.
"Kepemimpinan Ibu Khofifah luar biasa tiada tandingannya. Saya setuju dilanjutkan karena luar biasa," pungkasnya. (dry/par)
Editor : Hendriyanto