Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Darul Hasyim Fath, Legislator Kepulauan Terjauh Benteng Ideologi Partai

Achmad Andrian F • Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:34 WIB
ILUSTRASI: SIGIT AP/JPRM
ILUSTRASI: SIGIT AP/JPRM

 

RadarMadura.idDibesarkan dari tradisi Bugis dan Madura, Darul Hasyim Fath tumbuh sebagai generasi yang ditempa ragam kebudayaan. Setiap hari dia terbiasa dengan perbedaan dan bentangan keadaan.

Bukan hal mudah, tapi itu jalan teduh yang harus diterima sebagai anak yang lahir dari kultur berbeda. Keberagaman itu mendidik dia menjadi anak bangsa yang tak berjarak dengan siapa pun.

Itulah kenapa, untuk kesekian kalinya dia mendapatkan kepercayaan dan kini diberi amanah kembali sebagai anggota DPRD Sumenep periode 2024–2029.

Hari ini, 21 Agustus 2024, Darul kembali dikukuhkan sebagai wakil rakyat dari kepulauan. Sebagai politikus PDI Perjuangan, dia telah melampaui riuh rendah suasana politik parlemen daerah.

Selain itu, dia punya tanggung jawab untuk menerjemahkan saripati ideologi kepartaian: Pancasila, Trisakti Bung Karno, mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan.

”Sebagai kader, petugas partai sekaligus wakil rakyat, saya harus memastikan bahwa amanah, cita-cita, dan harapan diberikan kepada saya, menjadi kerja-kerja kerakyatan yang bisa menghadirkan kesejahteraan,” ujar pria asal Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Sumenep, itu.

”Saya juga harus memastikan negara harus hadir melaksanakan konstitusinya, memanfaatkan segala sumber daya alam untuk kepentingan masyarakat.

Begitu juga negara harus mampu menjamin hak-hak dasar masyarakatnya, seperti pendidikan, kesehatan, kebebasan berpendapat,” lanjutnya.

Sebagai petugas partai, Darul dikenal sebagai sosok yang tegak lurus dengan keputusan-keputusan ideologis partainya.

Beberapa peraturan daerah, seperti reforma agraria, kerukunan umat beragama, kehidupan toleransi, bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu, telah menjadi jejak perjuangan dan pengabdian untuk memperjuangkan nasib dan aspirasi wong cilik.

Selain itu, Darul dikenal sebagai politikus yang cakap dalam berkomunikasi. Baginya, menjadi petugas partai yang memiliki visi-misi memperjuangkan aspirasi rakyat, mewujudkan ideologi partai, harus memiliki cita ras seni yang mumpuni.

”Menjadi politisi itu panggilan sejarah, juga tuntutan untuk menjadi manusia universal. Selain mendengarkan aspirasi masyarakat, kita juga harus mampu menjadi teman seperjuangan dari kawan lintas partai,” jelas pria kelahiran 27 Desember 1981.

Kerja-kerja kerakyatan Darul dapat dilihat pada komitmennya dalam melayani masyarakat kepulauan yang datang ke daratan.

Rumah Aspirasi Darul telah menjadi rumah bersama bagi mereka yang membutuhkan tempat berteduh.

Masyarakat kepulauan tidak lagi bingung untuk menemukan tempat transit. Rumah Aspirasi Darul telah menjadi penanda: wakil rakyat itu sungguh-sungguh bekerja untuk masyarakatnya.

Tak hanya itu, Darul juga memiliki perhatian terhadap ”pembangunan karakter” generasi muda. Melalui Yayasan Pusat Studi Bung Karno, Darul terus menunjukkan komitmennya melakukan pendidikan politik.

Masyarakat yang cerdas, kata Darul, akan memastikan kedaulatan politik dan kesejahteraan dengan semangat gotong royong.

”Bagi seluruh kader PDI Perjuangan, pendidikan menjadi investasi jangka panjang. Pendidikan tidak hanya bermakna bagaimana kita mencerdaskan individu dalam berpikir. Yang lebih penting, pendidikan harus diarahkan pada kecakapan berdialektika, kedaulatan dalam menentukan hak politik, berdikari dalam perekonomian, serta memahami bahwa nilai-nilai luhur tinggalan nenek moyang adalah modal kita di tengah globalisasi,” tuturnya.

Karena itu, di periode 2024–2029, Darul berkomitmen bahwa sudah saatnya Kabupaten Sumenep tidak hanya maju.

Akan tetapi, harus menuju pada tatanan kota yang benar-benar mencerminkan kehamornisan, smart, dan berbudaya.

”Jika demokrasi adalah sarana mewujudkan kesejahteraan, kita harus berjuang meyakinkan masyarakat bahwa berpegang teguh pada Pancasila adalah cara membangun politik yang berkeadaban. Merdeka!” tandasnya. (di/luq)

Editor : Achmad Andrian F
#ideologi partai #Darul Hasyim Fath #partai #legislator #kepulauan