MAKKAH, RadarMadura.id – Satu per satu rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan. Tidak terkecuali oleh jemaah asal Kabupaten Sumenep yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 96, 97, dan 98.
Secara umum, jemaah dari Kota Keris melaksanakan rangkaian ibadah dengan sistem haji tamattu’.
Yakni, jemaah harus melaksanakan umrah terlebih dahulu sebelum menjalankan rangkaian ibadah haji. Tetapi, tetap dalam satu kesatuan.
Kasi Haji Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep Rifa’i Hasyim menyampaikan, ada sebagian jemaah yang melaksanakan haji ifrad. Yakni, antara haji dan umrah dilaksanakan secara terpisah.
”Tidak banyak yang mengambil haji ifrad. Sepertinya hanya dua orang. Itu kalau tidak salah ada di kloter 97 yang saya dengar,” ujarnya Minggu (23/6).
Jemaah haji yang melaksanakan haji ifrad memilih waktu berbeda ketika melakukan lempar jumrah. Termasuk juga mengikuti nafar sani hingga 13 Zulhijah.
”Jadi ada di Mina sampai tanggal itu, dan sekarang sudah kembali ke Makkah,” ucapnya.
Saat ini jemaah haji asal Kabupaten Sumenep semuanya dalam keadaan sehat.
Bahkan, semua rangkaian ibadah haji sudah selesai dilaksanakan. Tinggal melaksanakan ibadah sunah saja.
”Untuk tawaf ifadah, sai, dan tahallul tsani juga sudah selesai dilaksanakan. Ya, tinggal menunggu pelaksanaan yang sunah-sunah saja,” ujarnya.
Pihaknya berharap, jemaah haji tetap menjaga kesehatan dengan baik meskipun rangkaian ibadah haji selesai.
Baca Juga: Didakwa Tipu Pasutri, Pelaku Gasak Uang Setoran Haji di Pamekasan Dituntut Empat Tahun
Ibadah-ibadah sunah yang sekiranya tidak mampu dilaksanakan, disarankan untuk istirahat yang cukup.
Sehingga, tidak menghambat untuk jemaah yang lain. ”Yang jelas, kami selalu imbau kalau soal kesehatan. Alhamdulillah, jemaah kami semuanya dalam keadaan baik. Semuanya di maktab masing-masing,” tandasnya. (di/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti