Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tantangan Berat Menjadi Pj Bupati Sampang Saat Momentum Politik

Hendriyanto • Selasa, 30 Januari 2024 | 19:16 WIB

Heru Susanto Ketua Forum Kajian Publik (FKP) Sampang.
Heru Susanto Ketua Forum Kajian Publik (FKP) Sampang.

SAMPANG, RadarMadura.id - Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat berakhir hari ini, Selasa 30 Januari 2024. Tentu akan ada pengisian penjabat (Pj) bupati.

Berbagai pihak menaruh harapan terhadap pengganti H Slamet Junaidi. Salah satunya seperti yang disampaikan Ketua Forum Kajian Publik (FKP) Heru Susanto.

Menurutnya, pengisian Pj memang ada mekanisme dan kriterianya. Salah satunya Pj harus mempunyai pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan yang dibuktikan dengan riwayat jabatan serta dari unsur golongan eselon II struktural atau pejabat tinggi pratama.

Kemudian, penilaian kinerja pegawai selama tiga tahun terakhir paling sedikit mempunyai nilai baik. Syarat berikutnya, tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga: Kirab Aba Idi Pamit Dibanjiri Warga, Bupati Sampang Terima Cinta dari Masyarakat Sampang

Semua kriteria dan persyaratan seorang Pj bupati harus tetap berpedoman pada regulasi yang sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 4 tahun 2023.

"Jadi siapapun bisa menjadi Pj bupati asal memenuhi unsur yang ditetapkan dalam Permendagri tersebut," terangnya.

Namun, kata Heru, hal yang tidak kalah penting seorang Pj bupati harus betul-betul mengerti dan memahami kultur budaya daerah setempat. Itu karena kinerja Pj bupati tidak hanya mampu bekerja dalam tatanan birokrasi saja, tapi juga harus mampu merangkul berbagai sektor, salah satunya keamanan.

Apalagi, menjadi Pj Bupati Sampang saat ini mempunyai tugas yang sangat berat. Karena akan dihadapkan pada Pemilu 2024 dan Pilkada. Pj bupati  selain mempunyai tugas khusus menjaga cipta kondisi pada Pemilu 2024 juga pemilihan bupati dan wakil bupati.

Baca Juga: Hati-Hati! Penipu Catut Nama Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie, Imbau Masyarakat Tidak Mudah Tertipu

Beberapa tahun terakhir pelaksanaan pemilu dan pilkada di Sampang selalu menarik. Bahkan hingga menjadi issu nasional. Hal itu dikarenakan, pelaksanaan pemilu di Sampang sangat sensitif.

Letupan konflik di akar rumput cepat menjalar, dan butuh penanganan serius dari seorang pimpinan. Khususnya pimpinan kabupaten yang bisa menjembatani dan merangkul kedua pihak. Sosok inilah yang perlu dimiliki seorang Pj.

"Sosok yang tegas, tidak pilih kasih dan merangkul semuanya. Situasi politik berdampak pada kondusifitas masyarakat secara langsung," pungkasnya.

Baca Juga: Aba Idi Pamit, Langit Pun Menangis, Lima Tahun Memimpin Sampang Banyak Torehkan Prestasi

Ditambahkan, lanjut Heru, seorang Pj bupati harus mampu menyelesaikan dan melanjutkan pekerjaan bupati sebelumnya yang masih belum terselesaikan. Apalagi masa kepemimpinan H. Slamet Junaidi dan H. Abdullah Hidayat dilanda pandemi Covid-19 selama dua tahun. (dry)

Editor : Hendriyanto
#pemilu #pj bupati #sampang #bupati #wakil bupati #slamet junaidi #abdullah hidayat #politik