Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

RadarMadura.id Ikuti Pelatihan Cek Fakta di  Solo, AMSI Latih 150 Media

Hendriyanto • Selasa, 21 November 2023 | 03:00 WIB
PELATIHAN: Sejumlah jurnalis dari 35 media mengikuti pelatihan cek fakta di The Alana Hotel Solo, (20/11). (AMSI FOR RadarMadura.id)
PELATIHAN: Sejumlah jurnalis dari 35 media mengikuti pelatihan cek fakta di The Alana Hotel Solo, (20/11). (AMSI FOR RadarMadura.id)

SOLO, RadarMadura.id – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) bekerja sama dengan Asosiasi Jurnalis Independen (AJI),  Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dan Google News Institute, menyelenggarakan pelatihan cek fakta bertemakan Melawan Disinformasi dan Misinformasi Jelang Pemilu 2024.

Kegiatan ini digelar di Hotel Alana, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Minggu (19/11/2023) hingga Selasa (21/11/2023).

Kegiatan ini diikuti 35 jurnalis dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pelatihan serial kelima ini, menjadi penutup program pelatihan cek fakta jelang pemilu 2024. Pada kesempatan itu, RadarMadura.id juga ikut ambil bagian sebagai peserta pelatihan cek fakta.

Dalam sambutannya, pengurus AMSI nasional sekaligus penyelia program cek fakta AMSI, Amrie Hakim, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada jurnalis untuk memproduksi cek fakta yang berkualitas.

"Setelah mengikut training ini peserta bisa menerapkan hasil training dengan memproduksi berita cek fakta yang berkualitas berkaitan dengan Pemilu 2024. Karena jumlah jurnalis yang menguasai cek fakta masih sangat minim, harapannya agar media yang bergabung ke dalam koalisi cek fakta bisa bertambah," ucapnya.

Menurut Amrie, cek fakta ini adalah pelatihan memproduksi konten untuk melawan mis dan disinformasi.

Sedangkan Kordinator Wilayah AMSI Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Arief Rahman, mengatakan AMSI sudah melakukan cek fakta sejak sebelum Pemilihan Presiden 2019. Ia menjelaskan, tidak banyak organisasi atau perusahaan media yang mengadakan cek fakta secara konsisten.

PRAKTIK: Peserta cek fakta mengerjakan berbagai tugas dari mentor.
PRAKTIK: Peserta cek fakta mengerjakan berbagai tugas dari mentor.

"Kerja sama AMSI, AJI, Mafindo dan Google News Institute ini melahirkan sebuah gerakan cek fakta yang tidak banyak organisasi perusahaan media melakukan," kata Arief.

Arief menambahkan, cek fakta menjadi unggulan dari AMSI untuk bisa berkolaborasi dan memberikan literasi kepada sejumlah stakeholder. Menurutnya, program ini juga bisa diandalkan oleh masyarakat di tengah gempuran informasi hoaks secara digital.

Ia juga mengatakan, adanya pelatihan cek fakta bagi para jurnalis diharapkan bisa mencegah Indonesia dari banjir disinformasi sekaligus menjadikan masyarakat bisa lebih waspada dan punya kekebalan dari virus hoaks, karena mendapat konten-konten cek fakta dari media anggota koalisi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AMSI, Adi Prasetya menyatakan, AMSI mendapat dukungan dana dari Google News Initiative, untuk berbagai kegiatan seputar cek fakta, mulai dari literasi, kampanye publik tentang waspada hoaks, peningkatan kapasitas media, juga memberi insentif bagi media yang konsisten memproduksi konten cek fakta pada penyelenggaraan pemilu 2024.

“Pada sepanjang tahun pemilu 2024, kami menargetkan ada 100 media masuk menjadi jejaring atau anggota koalisi cek fakta. Target kontennya setidaknya 2440 artikel, video, dan grafis baik berupa konten debunking maupun prebunking. Karena itulah, AMSI melatih 150 jurnalis dari 150 media anggota AMSI dari seluruh Indonesia untuk peningkatan kapasitas sebagai pemeriksa cek fakta,” kata Adi. (dry)

Editor : Hendriyanto
#mafindo #radarmadura.id #jurnalis #pelatihan cek fakta #aji #amsi